INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kementerian Perindustrian mengharapkan investor dapat meningkatkan investasi di sektor manufaktur. Pemerintah sangat berkepentingan mendorong hal tersebut karena pendapatan kenegara cukup tinggi.

Advertisement

Imam Haryono - Staf Ahli Menteri Bidang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian mengatakan, diharapkan industri manufaktur dapat berkembang pesat kedepannya.

"Dijaga kesimbangunan ikkim investasi. Diharapkan para CEO untuk tingkatkan investasi di industri manufaktur. Penerimaan manufaktur Rp 335 triliun,  pph Rp185 triliun dan  cukai Rp150 triliun," kata dia saat CEO Dinner Gathering dengan tema The Future of Business and Politics in Indonesia yang diselenggarakan Warta Ekonomi di Jakarta malam Sabtu kemarin ditulis Minggu (11/3/2018).

Advertisement

Ia menyebutkan, pemerintah siap membantu para investor yang akan berinvestasi di dalam negeri baik asing dan swasta. "Membangun industri di kawasan industri. Pembangunan berkelenjutan. Insentif fiskal. Kebijakan sektor industri dan meningkatkan investasi," katanya.

Untuk kemudahan berusaha lanjut dia pemerintah Indonesia indeksnya naik dari tahun lalu 91 menjadi 70 di 2018. Namun patut dibanggakan meskipun kemudahan bisnis baru di level 70, pada sisi daya saing sudah menyentuh level 9 peringkatnya.

Advertisement

"Stabilitas politik, pendidikan, keamanan Indonesia untuk bangun kekuatan ekonomi. 15 tahun kedepan, masa bonus demografi. Oleh karena itu, sinergi pemerintah dan dunia usaha agar bonus demografi dimaksimalkan," katanya.

Advertisement