INDUSTRY.co.id - Jayapura- Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar meminta kepada pihak Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen)Jayapura membantu pihaknya menyerukan pilkada damai kepada masyarakat banyak.
"Kami akan terus melakukan upaya kerjasama dengan Uncen dan akan terus dibangun dengan institusi lain guna menyerukan pilkada damai, kami masih punya waktu Maret, April, dan Mei sebelum pemungutan suara pada 27 Junin 2018," kata Kapolda di Jayapura, Rabu (7/3/2018)
Menurut Kapolda, pada Selasa (6/3) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uncen bersama Rektor mendeklarasikan pilkada damai.
Lanjut dia, seruan terkait pilkada damai ini mesti sangat gencar dilakukan oleh berbagai institusi, maupun organisasi kemasyarakatan (ormas) agar mereka yang berfikir negatif dalam tata cara pelaksanaan praktek demokrasi ini dapat berfikir seribu kali untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum.
"Jadi kami sangat memerlukan pemikiran-pemikiran cerdas untuk bersama-sama kita berikan pengaruh kepada masyarakat kita, karena masyarakat juga pasti melihat dan mengukur," ujarnya.
Kapolda Boy menjelaskan, dalam rangka pembentukan mainset opini dimasyarakat, maka para ahli dibidang keilmuan tertentu berkaitan dengan masalah upaya membangun kehidupan pesta demokrasi yang demokratis, maka kepolisian sangat berharap bahwa suara-suara, pemikiran-pemikiran cemerlang yang ada di Papua bisa diketahui orang banyak.
Kapolda mengatakan tujuan pihaknya hanya satu yakni mempersempit ruang bagi mereka yang berfikir anarkis dalam pesta demokrasi ini tidak melakukannya.
"Artinya mereka akan malu sendiri karena masyarakat sudah memiliki mainset sudah berbeda," ujarnya.
Berkaca dari pilkada 2016 lalu, kata dia, maka kini upaya seruan pilkada damai itu yang sementara gencar dilakukan dengan semua pihak.
Kapolda menyebutkan kepolisian ingin agar semua masyarakat tidak dieksploitasi oleh kelompok elit politik untuk kepentingan kelompok elit politik tertentu dan kemudian melakukan apa saja, menghalalkan segala cara, melakukan kekerasan, melakukan tindakan-tindakan yang membahayakan nyawa orang lain.
"Ini juga bagian dari pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, mudah-mudahan Uncen bersama kami untuk menyerukan pilkada damai kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Kapolda, nanti ada satu format acara-acara sebagai tanggungjawab kepolisian kepada masyarakat, bagimana nilai-nilai demokratis ini bisa menjadi bagian yang bisa dipahami secara baik, diimplementasikan secara baik oleh seluruh masyarakat terutama kaum elit politik," ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman yang dilihat, kata Kapolda, banyak sekali dilakukan upaya-upaya mobilisasi massa, mobilisasi massa yang negatif inilah yang tentu sangat tidak diharapkan.
Hal itu berkaitan dengan perilaku dari masyarakat dan tentunya membuthkan pemikiran-pemikiran positif dari pakar, dari ahli, sekiranya masyarakat lambat laun dibangun sebagai masyarakat demokratis. (Ant)