INDUSTRY.co.id - Jakarta –Markas Besar (Mabes) TNI telah memanfaatkan jaringan BRIsat sebagai jalur komunikasi dengan pangkalan udara yang terletak di daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar). Launching uji coba pemanfaatan jaringan BRIsat dilaksanakan di Mabes TNI Cilangkap (6/3/2018), bertepatan dengan diselenggarakannya video conference antara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan Landasan Udara Tarakan, Kalimantan Utara, serta Landasan Udara Ranai, Pulau Natuna. Hadir dalam acara tersebut Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian dan Direktur Utama Bank BRI Suprajarto.
Suprajarto menyatakan, dirinya turut bangga karena BRIsat memiliki andil tidak hanya pada sektor perekonomian, namun juga memiliki peran dalam menjaga kedaulatan bangsa. “Ini sesuai dengan visi kami saat menggagas ide memiliki satelit, dimana pemanfaatannya tidak hanya digunakan oleh Bank BRI namun digunakan untuk kepentingan negara,” ujar Suprajarto.
Bank BRI, di bawah koordinasi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai regulator di bidang telekomunikasi, memberikan 4 transponder BRIsat yang terdiri dari 2 transponder C-band dan 2 transponder Ku-band, masing masing setara 36 MHz kepada Kementerian dan Lembaga Negara tersebut di atas. Kontribusi BRIsat terhadap kepentingan negara bukan hanya kali ini saja.
Melalui BRIsat, masyarakat akan merasakan semakin meningkatnya fungsi financial intermediary Bank BRI sehingga pembangunan ekonomi akan terwujud lebih merata, menjangkau daerah-daerah terpencil yang selama ini belum tersentuh akses keuangan dan perbankan.
“Semakin luasnya penetrasi inklusi dan literasi keuangan ini akan membuat keberadaan Bank BRI semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok negeri,” imbuh Suprajarto.