INDUSTRY.co.id, Jakarta - Guna meningkatkan daya saing dan kualitas produk yang dihasilkan, Kemenkop dan UKM menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Koperasi dan UKM (KUKM) pelaku usaha kopi. Materi yang diberikan terutama menyangkut Roasting Coffee (proses sangrai kopi) yang merupakan proses utama, karena akan menentukan cita rasa kopi yang dihasilkan.

“Kegairahan para konsumen ataupenikmat kopi maupun cafe-cafe kopi saat ini,  patutdisambut gembira namun juga jadi tantangan bagi pelaku usaha alias produsen kopi khususnya KUKM, bagaimana bisa menyajikan kopo dengan cita rasa tinggi,” ujar Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, I Wayan Dipta, usai membuka bimtek roasting coffee, di Jakarta Rabu (28/2)

Untuk itu pihaknya didukung oleh Asisten Deputi Industri dan Jasa serta Kepala Bidang Jasa dan Aneka Usaha Kemenkop dan UKM,  mengambil inisiatif menggelar Bimtek  yang intinya diarahkan untuk mempercepat peningkatan kualitas produk kopi dan difokuskan pada proses Roasting Coffee.

“Mengapa demikian? Karena proses ini sangat menentukan citarasa kopi yang akan dinikmati konsumen. Dengan kalimat lain,  tahapan ini merupakan proses yang sangat krusial dibanding dengan semua tahapan pengolahan kopi lainnya.  Citarasa kopi mampu divariasikan sesuai selera, tergantung pada bagaimana proses roasting ini dilakukan,” jelas Wayan.   Lebih lanjut Wayan mengatakan, pelaku usaha kopi dari kalangan KUKM  juga akan diperkenalkan dengan peralatan roasting oleh pihak VNT Indonesia. Sedangkan terkait dengan peluang memasuki akses pasar lokal, domestic dan global akan difasilitasi atau dibantu olehpraktisi coffee ranger.

Kemudian  mengenai bagaimana menerapkan usaha di lapangan pemasaran,  aplikasi bisnisnya—dengan fokus yang saat ini dilakukan oleh para pelaku usaha baru—akan dibimbing juga secara on-line oleh pihak OY! Indonesia.

Dalam konteks tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM  akan mengundang sejumlah pihak sebagai mitra kerjasama sekaligus menjadi nara sumber sesuai keahlian serta bidang masing-masing. Para narasumber ini terdiri dari pihak Asosiasi Kopi Special Indonesia (AKSI), VNT Indonesia, Coffee Ranger Indonesia, OY! Indonesia serta Ketua KSU Puncak Ngengas, Kabupaten Sumbawa,Provinsi  Nusa Tenggara Barat (sebagai pemenang pertama ASEANEnergy Award 2017)

Acara Bimtek Penguatan Usaha Produktif Koperasi Berbasis Energi Baru Terbarukan (PLTMH)  diikuti 25 orang atau lembaga yang terdiri dari pengurus atau anggota Koperasi atau UKM Pengelola PLTMH di Provinsi : Nanggroe Aceh Darrusalam, Sumatera Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat,  Sulawesi Selatan dan Jawa Barat