APP Jadi Pemimpin Penerapan Standar Pelaporan Keberlanjutan Global di Indonesia

Oleh : Ridwan | Minggu, 25 Februari 2018 - 12:12 WIB

Manajer Keberlanjutan APP Sera Noviany saat menerima Penghargaan Khusus untuk Penerapan Dini Standar GRI (Foto: Humas)
Manajer Keberlanjutan APP Sera Noviany saat menerima Penghargaan Khusus untuk Penerapan Dini Standar GRI (Foto: Humas)

INDUSTRY.co.id - Solo, Asia Pulp & Paper (APP), yang merupakan bagian dari Sinarmas menerima Penghargaan Khusus untuk Penerapan Dini Standar GRI pada Sustainability Reporting Awards (SRA) di Solo, Indonesia.

Ini merupakan penghargaan kelima yang diterima APP dari SRA dan merupakan apresiasi terhadap APP sebagai salah satu perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan Standar GRI untuk pelaporan keberlanjutannya.

Standar GRI diluncurkan pada awal 2017 lalu oleh Global Reporting Initiative (GRI), sebuah organisasi independen tingkat dunia yang bergerak di bidang standardisasi pelaporan keberlanjutan, untuk menggantikan versi sebelumnya yaitu Panduan G4.

GRI merekomendasikan penerapan dini dari versi terbaru Standar GRI, yang baru akan efektif secara resmi per 1 Juli 2018.

APP menyambut baik rekomendasi tersebut dan telah menerapkan standar terbaru ini dalam menyusun Laporan Keberlanjutannya untuk tahun 2016.

"Kami merasa terpacu dengan penghargaan spesial dari Sustainability Reporting Awards tahun ini atas penerapan Standar GRI dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan terbaru kami," papar Manajer Keberlanjutan APP Sera Noviany melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta (25/2/2018).

Ia menambahkan, langkah kami untuk menerapkan Standar GRI secara dini mencerminkan komitmen APP dalam menjalankan bisnis pulp dan kertas yang berkelanjutan, berdasarkan standar akuntabilitas dan transparansi tertinggi.

Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2016 yang dirilis tahun lalu, APP menjabarkan pencapaian-pencapaiannya dalam memenuhi komitmen perusahaan, termasuk Kebijakan Konservasi Hutan dan Roadmap Keberlanjutan Visi 2020.

Tahun 2016 menjadi tahun pertama APP menerapkan revisi pendekatan KPI keberlanjutan di pabriknya secara menyeluruh, yang berkontribusi mewujudkan penggunaan energi dan intensitas karbon yang lebih baik.

Pada tahun yang sama, APP juga telah merampungkan Rencana Pengelolaan Hutan Lestari yang Terintegrasi (ISFMPs) yang berlaku untuk seluruh pemasok kayu pulp APP.

"Dengan hadirnya satu bahasa yang berlaku di tingkat global seperti Standar GRI, perusahaan-perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya kini dapat mendiskusikan pencapaian-pencapaian yang berhasil diraih, serta upaya yang harus ditempuh selanjutnya, secara terukur, dan lebih produktif," papar Noviany.

"Kami akan sangat senang untuk membagikan pengalaman kami dalam menerapkan standar global ini. Kami berharap standar ini dapat diadopsi secara lebih luas di Indonesia dalam waktu dekat," ucapnya.

Ia menambahkan, ajang penghargaan seperti SRA menyediakan wadah penting bagi para pelaku industri untuk bertemu dan mendiskusikan topik-topik penting tersebut.

Dirintis oleh National Center for Sustainability Reporting, ajang penghargaan SRA memberikan apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang mengkomunikasikan inisiatif keberlanjutan serta perkembangan mereka melalui mekanisme seperti Laporan Keberlanjutan dan situs perusahaan.

Ajang ini bertujuan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNSDG), sebuah komitmen yang juga dimiliki oleh AP

Sebelumya, APP memenangkan Penghargaan Khusus untuk Praktik Terbaik di ajang SRA tahun 2016 atas Kebijakan Konservasi Hutannya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:21 WIB

Jasindo Catat Pertumbuhan Asuransi Tani di Jateng dan Jatim

Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo mencatat pertumbuhan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di kuartal 1 tahun 2022.

Ilustrasi kesehatan perempuan dan anak. (Foto: WHO)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:18 WIB

Duh Mengerikan! Kemenkes Temukan 18 Orang Dugaan Kasus Hepatitis Akut

Jakarta-Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya kepada 18 orang.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:10 WIB

Menteri Teten Identifikasi Koperasi yang Siap Produksi Minyak Goreng

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki terus mengidentifikasi koperasi-koperasi yang memungkinkan untuk memproduksi minyak goreng sehingga setidaknya bisa memberikan alternatif pasokan…

Juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia Maudy Ayunda

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:08 WIB

Maudy Ayunda Beberkan Tiga Isu Transisi Energi yang Bakal Diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia

Sebagai salah satu isu prioritas Presidensi G20 Indonesia, pemerintah menyoroti dampak perubahan iklim yang diakibatkan oleh sektor energi yang relevan dalam keseharian masyarakat.

Pakaian Tradisional Jepang, Yukata dan Kimono (Foto: saibumi.com)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:00 WIB

Jepang Pertimbangkan Buka Kunjungan Wisatawan Pada Juni 2022

Pandemi dua tahun ini membuat Jepang menutup perbatasannya untuk wisatawan asing. Tetapi, baru-baru ini Jepang telah dibuka pada April untuk beberapa penduduk luar negeri misalnya, pelancong…