Hotel Resmi dengan Aplikasi Penyewaan Kamar Masih Membara

Oleh : Wiyanto | Kamis, 22 Februari 2018 - 10:00 WIB

Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (Foto:tripsavvy)
Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (Foto:tripsavvy)

INDUSTRY.co.id, Mataram - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) masih belum mesra dengan keberadaan aplikasi penyewaan hotel online. Berbeda dengan  aplikasi ojek dan taksi online sudah bisa singkron dengan yang konven.

Lalu Hadi Faisal BPD PHRI NTB menjelaskan, hotel fisik yang resmi perlu mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Sebab pihaknya yang memenuhi kriteria layak operasi.

"Belum mesra, padahal kita ada ijin macam-macam. Semua itu harus ada backup perlindungan pemimpin," kata dia di Mataram, NTB, Rabu (21/2/2018).

Sebelumnya aplikasi berbasis penginapan non hotel, AirBnB di Indonesia. Sempat dituntut untuk diblokir Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).  Sebab aplikasi tersebut,  dapat mengusik bisnis hotel lokal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani

Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:15 WIB

Inpres Nomor 6-2020 Dikritik, Komisi IX: Untuk Bertahan Hidup Saja Sudah Kembang Kempis Apalagi Bayar Denda

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 meminta kepala daerah melakukan sosialisasi…

Ilustrasi Industri Nikel (Photo by Bisnis.com)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:03 WIB

Luar Biasa! Ekspor Produk Industri Nikel Mampu Tembus USD 7 Miliar

Berdasarkan data BPS, pada tahun 2018 dan 2019, nilai ekspor produk industri logam berbasis nikel berturut-turut mencapai USD4,8 miliar dan USD7,08 miliar atau meningkat 47,5%.

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:45 WIB

Tutup Pekan IHSG Berakhir Melemah Turun ke Level 5.144

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (7/8) ditutup melemah.

Waskita Karya (Foto Dok Industry.co..id)

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:32 WIB

Sah! Waskita Karya Terbitkan Obligasi Rp135,1 Miliar Jangka Waktu 3 Tahun

Dilansir dari IDX berdasarkan keterangan perseroan, Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020 dicatatkan sebesar Rp135,5 miliar dengan jangka waktu 3 Tahun.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar

Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:30 WIB

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Nasib Petani

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menilai pertumbuhan ekonomi yang ditopang sektor pertanian layak mendapatkan perhatian dari Pemerintah, demi terus meningkatkan investasi pertanian.