INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pabrikan sepeda motor Amerika Serikat, Harley-Davidson, menarik (voluntary recall) lebih dari 251 ribu unit sepeda motor dari seluruh dunia. Hal tersebut dilakukan karena adanya masalah rem pada kendaraan tersebut.

Advertisement

Milwaukee Sentinel, seperti dikutip dari Xinhua, Mingu (11/2/2018) menyebutkan, Harley-Davidson mengeluarkan biaya US$29,4 juta untuk 175 ribu unit sepeda motor yang terjual di Amerika Serikat.

Penarikan kembali itu mencakup Harley-Davidson model CVO Touring dan VSRC tahun 2008 hingga 2011 yang dilengkapi fitur rem anti-lock. Fitur tersebut berpotensi tidak bekerja saat pengereman karena adanya korosi pada komponennya.

Advertisement

Pada Juli 2016, Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) mulai menyelidiki masalah rem itu setelah menerima 43 keluhan, termasuk laporan tiga kecelakaan dan dua korban luka-luka.

Selain itu, masalah rem ini terjadi karena beberapa pemilik tidak mengganti minyak rem secara rutin setiap dua tahun. Akibatnya, cairan minyak rem terkontaminasi oleh kelembaban dan menyebabkan korosi pada katup aktuatoranti-lock brake system.

Advertisement