INDUSTRY.co.id, Jakarta- Ajang pertemuan pelaku bisnis e-commerce, retail dan logistik atau Last Mile Fulfilment Asia 2018 kembali digelar pada 15 hingga 16 Maret 2018 di Singapura. Dengan tema Go Global, Deliver Local, Last Mile Fulfilment Asia bertujuan untuk menghubungkan para pemain di industri-industri tersebut, serta meningkatkan dan merealisasikan kebutuhan eCommerce secara menyeluruh.
Event ini akan dihadiri oleh 100 pembicara yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Misalnya seperti Alessandro Duri selaku Regional Operation Director Zalora Group, Anuvart Kottamasu Rao selaku Head of web product partnership APAC Google, Charles Brewer Chief Executive Officer DHL eCommerce dan masih banyak lagi lainnya.
Tidak hanya itu saja, LMFAsia juga memiliki target menghadirkan lebih dari 2.500 pengunjung dan 100 peserta pameran, di antaranya dari perusahaan lokal maupun international di bidang retail, ecommerce paket dan industri logistik, seperti aCommerce, PayPal, Popbox Asia, Shell, Watson, Fossil Group, EasyShip, Flip.kart dan masih banyak lagi.
Pada konferensi LMFAsia 2018, ada beberapa agenda yang bisa diikuti, yaitu panel yang disi oleh pembicara berpengalaman, sesi interaktif dan presentasi mendalam oleh peritel, brand, dan pemangku kepentingan utama terkemuka di industri fulfilment.
Di ajang ini juga Anda juga bisa mengembangkan kemitraan Anda dan mempelajari tren e-commerce serta logistik asia pasifik. Konferensi yang akan berlangsung mengambil fokus glogalisasi 4.0 dan strategi yang dapat Anda gunakan untuk mendorong efesiensi ritel dan pengalaman omnichannel.
Pameran LMFAsia 2018 akan menampilkan lebih dari 100 perusahaan baru mulai dari ritel dan pasar hingga paket dan logistik. Akan ada zona demo baru untuk mencoba peralatan penanganan material dan solusi pergudangan terkini. Retail and Marketplace Pavilion (RAMP!) akan menajadi tempat berkumpulnya perusahaan ritel dan pasar B2B2C yang populer, di mana setiap perusahaan akan menawarkan produk mereka dan menampilkan karya inovatif dari perusahaan start-up di kawasan Asia.