INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kapolri Tito Karnavian bersafari ke berbagai ormas sebagai langkah merajut kembali hubungan dia dengan ormas Islam. Sekaligus klarifikasi soal viral video Kapolri yang sempat beredar beberapa minggu lalu.

Advertisement

“Ini adalah kunjungan silaturahim saya kepada Dewan Da’wah. Selama saya menjadi Kapolri, baru kali ini saya berkunjung ke Dewan Da’wah,” ujar Kapolri. Tetapi Tito mengaku dirinya tidak asing dengan Masjid Al-Furqan.  Ia bercerita, ketika masih bujangan, “Masjid Al-Furqan ini tempat saya melaksanakan sholat Jumat dan taraweh, karena jaraknya dekat dari kantor,” kata Tito yang antara tahun1985-1992 bertugas di Polres Jakarta Pusat.

“Jadi saya tidak asing dengan masjid Al-Furqan, dan bukan orang baru di lingkungan Dewan Da’wah.  Jadi otomatis saya ini warga Dewan Da’wah,” ujar Tito disambut tawa para hadirin.

Advertisement

Kapolri, Rabu (7/2/2018) sorw berkunjung ke kantor Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di  Jakarta Pusat/ Dengan memakai baju koko putih, celana hitam  dan berpeci, kedatangan Tito disambut Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Drs. Mohammad Siddik, MA, Wakil Ketua Umum Bidang Luar Negeri Abdul Wahid Alwi, MA,  Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi Drs. Amlir Syaifa Yasin, MA, Sekretaris Umum Drs. Avid Solihin, MM,  beserta pimpinan 13 organisasi Islam yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI). Pertemuan dimulai sejak pukul 17.00 WIB dan selesai sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam pertemuan awal, Kapolri Tito diterima di ruang Ketua Umum, dan setelah itu dibawa memasuki ruang meeting Dewan Da’wah dimana telah menunggu para pimpinan ormas yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI) dan awak media.

Advertisement

Kapolri sempat melakukan sholat maghrib berjamaah di masjid Al-Furqan dan selanjutnya melakukan pertemuan tertutup dengan Dewan Da’wah dan MOI, membicarakan masalah-masalah keummatan, situasi politik, ekonomi keummatan dan masalah-masalah lainnya.

 

Advertisement