Inovasi MICE, Cara Kadin Kembangkan Industri Pariwisata

Oleh : Irvan AF | Rabu, 23 November 2016 - 19:52 WIB

KEK Tanjung Lesung Pandeglang Banten
KEK Tanjung Lesung Pandeglang Banten

INDUSTRY.co.id - Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengembangkan pariwisata melalui inovasi industri berbasis budaya dan meetings, incentives, conferences, and events (MICE) yang terintegrasi.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiadi di sela-sela Rakornas Kadin di Jakarta, Rabu (23/11/2016), menegaskan bahwa para pelaku usaha mendukung pemerintah untuk mencapai target di bidang pariwisata dengan berbagai inovasi dan kegiatan promosi melalui pengembangan industri berbasis budaya dan MICE.
 
"Industri pariwisata adalah salah satu ujung tombak peningkatan kesejahteraan ekonomi kerakyatan Indonesia," katanya.

Pemerintah telah menetapkan target industri pariwisata untuk 2019 yang mencakup kenaikan jumlah wisatawan mancanegara dari 9,4 juta pengunjung pada 2014 ke 20 juta orang.

Kenaikan kontribusi bidang pariwisata terhadap PDB nasional dari 4 persen ke 8 persen, kenaikan jumlah tenaga kerja industri pariwisata dari 10,3 juta ke 13 juta, dan kenaikan ranking daya saing pariwisata Indonesia (versi World Economic Forum) dari posisi 70 dari total 140 negara ke posisi 30.

Pemerintah juga menetapkan 10 destinasi prioritas, yaitu Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.

Pembangunan destinasi (supply) agar berdampak ekonomi yang signifikan perlu diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, insentif keuangan, penciptaan permintaan (demand creation), promosi serta pengembangan sumber daya manusianya, ungkapnya.

Kadin mencatat, jumlah tenaga kerja di dalam industri pariwisata yang terlibat langsung dan tidak langsung termasuk industri pendukungnya mencapai sekitar 86,6 juta tenaga kerja.

"Kami bertekad untuk mendukung pencapaian target pemerintah di sektor pariwisata dengan memprioritaskan pengembangan ekonomi kreatif dan industri berbasis budaya. Oleh karena itu, pembinaan dari pihak swasta dan pemerintah kepada para UMKM di daerah pariwisata perlu terus dilakukan, ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Berbasis Budaya, Putri K. Wardani.

Selain itu, salah satu sektor potensial yang harus dikembangkan untuk menunjang pariwisata adalah MICE baik oleh Pemerintah maupun swasta yang telah menciptakan sekitar 260 juta pergerakan pertahun oleh pengunjung domestik saja.

Masih banyak hal yang perlu kita perhatikan untuk menarik banyak kunjungan, bukan hanya dari domestik saja tetapi juga kunjungan dari luar. Oleh karena itu, diperlukan usaha lintas-bidang, lintas-sektoral dan terintegrasi dengan kegiatan promosi pariwisata yang ada, kata Kepala Badan MICE Kadin, Budyarto Linggowiyono.

Dalam Rakornas Kadin Bidang Pariwisata, Industri Tradisional Berbasis Budaya serta MICE, ditandatangani pula Nota Kesepahaman (MoU) antara Kadin Indonesia yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Berbasis Budaya, Putri K. Wardani dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang diwakili oleh Hariyadi B. Sukamdani.

Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pemanfaatan dan penggunaan produk usaha berbasis budaya, yakni produk yang mempunyai nilai budaya Indonesia seperti jamu dan minuman tradisonal, kain tradisonal, kosmetik dan spa/holistik kesehatan, kerajinan tangan tradisional, makanan dan kuliner tradisional, pengobatan tradisional serta seni dan budaya tradisional (seni musik, seni tari, seni rupa dan seni teater).

"Kami ingin agar perhotelan dan restoran yang ada mulai memanfaatkan kekayaan budaya tradisional kita, melibatkan usaha-usaha kecil menengah. Hotel bintang mungkin memang harus tetap memenuhi standarnya, tapi akan lebih bernilai pula bila kita menonjolkan apa yang Indonesia miliki," kata Putri.

Ia menambahkan, pada dasarnya wisatawan yang datang ke Indonesia mereka ingin melihat budaya di Tanah Air.

"Sementara keindahan alam itu baru nomor ke sekiannya. Jadi, mereka ingin melihat budaya kita dengan keindahan alam Indonesia sebagai bonusnya," kata Putri.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Sosial Juliari P. Batubara

Rabu, 08 April 2020 - 14:00 WIB

KPM PKH Terima Bansos Tiap Bulan Lindungi Diri dari Covid-19

Kementerian Sosial RI akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi setiap bulan, dari yang sebelumnya empat kali dalam setahun, untuk mengantisipasi dampak…

Xiaomi Store

Rabu, 08 April 2020 - 13:30 WIB

Xiaomi Luncurkan Solusi Belanja dan Perbaikan dari Rumah

Xiaomi, perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT) memperkenalkan dua layanan konsumen terbaru Mi Shop from Home dan Mi Service from Home.

Ilustrasi Pemudik Motor (Ist)

Rabu, 08 April 2020 - 13:14 WIB

Terkait Mudik Lebaran, Pemerintah Jangan Ambigu dan Inkonsisten

Wabah virus corona atau Covid-19, belum terlihat kapan akan berakhir. Bahkan yang terjadi korban positif bahkan meninggal dunia, makin eskalatif, data terakhir mencapai 2.700-an orang positif…

Anthony Pakar digital

Rabu, 08 April 2020 - 13:12 WIB

Pakar Digital Ini Sebut Pusat Data Terintegrasi Jadi Solusi Penanganan Corona

Pakar Digital Anthony Leong mengatakan, untuk mengambil keputusan penting perlu data valid dengan berbagai pemodelan statistik yang dilakukan. Salah satunya adalah dengan pendekatan big data…

Beberapa Ruas Tol Hutama Karya Mengalami Penurunan Trafik

Rabu, 08 April 2020 - 13:00 WIB

Beberapa Ruas Tol Hutama Karya Mengalami Penurunan Trafik

Semakin meluasnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) atau yang lebih dikenal dengan virus corona di Indonesia cukup berpengaruh pada kinerja operasional jalan tol yang dikelola oleh…