INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut program amnesti pajak mendorong peningkatan realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada 2017.

Advertisement

Kepala BKPM Thomas Lembong dalam paparan realisasi investasi 2017 di Jakarta, Selasa (30/1/2018) mengatakan dirinya pernah memprediksi bahwa uang yang masuk dari amnesti pajak baru akan kelihatan di sektor riil melalui investasi pada 2017.

"Dari angka-angka dan tren yang kita lihat, cukup jelas kelihatan PMDN agak meningkat dibandingkan dengan PMA (penanaman modal asing). Menurut saya, itu adalah sebagian karena hasil dari amnesti pajak," katanya.

Advertisement

Menurut Tom, sapaan akrab Thomas, ada cukup banyak repatriasi ke Indonesia. Kemungkinan, lanjut dia, lantaran banyak pengusaha yang ingin menyalurkan dana mereka menjadi aset produktif.

"Daripada (dananya) 'nganggur' di bank, pengusaha kita mungkin memilih melakukan percepatan proyek baru atau perluasan," katanya kepada awak media.

Advertisement

BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang 2017 mencapai Rp692,8 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp678,8 triliun.

Penanaman modal dalam negeri (PMDN) sepanjang 2017 mencapai Rp262,3 triliun, naik 21,3 persen dibanding capaian 2016 sebesar Rp216,2 triliun. Ada pun penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp430,5 triliun, naik 8,5 persen dibanding capaian 2016 sebesar Rp396,6 triliun.

Advertisement

Sementara itu, sepannjang triwulan keempat 2017 (Oktober-Desember), realisasi PMDN sebesar Rp67,6 triliun, naik 16,4 persen dari Rp58,1 triliun pada periode yang sama tahun 2016, dan PMA sebesar Rp112 triliun, naik 10,6 persen dari Rp101,3 triliun pada periode yang sama tahun 2016.