INDUSTRY.co.id - Palembang- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengaku pihaknya sudah siap lahir dan batin menghadapi tahapan verifikasi faktual sebagai peserta Pemilu 2019.

"Insya Allah dari PPP betul-betul sudah siap lahir dan batin untuk menghadapi verifikasi faktual, semoga tidak ada persoalan," katanya usai membuka rapat koordinasi wilayah PPP di Palembang, Sabtu (27/1/2018)

Menurut politisi yang akrab disapa Romy tersebut, PPP sudah siap dan sudah melaksanakan rakornas kemudian melakukan pengecekan berdasarkan sipol dan tidak ada persoalan dari seluruh wilayah dan cabang.

"Jadi, tinggal secara faktual mereka hadir pada saat dilakukan verifikasi faktual dan di DPP PPP akan dijadwalkan pada Senin sore (29/1) sudah kita pastikan kehadiran ketua umum, sekretaris jenderal dan bendahara, keterwakilan 30 persen perempuan, 45 anggota pengurus harian kita diperintahkan untuk hadir serta kantor yang jelas-jelas sudah kita tempati," katanya.

Sementara untuk tingkat wilayah cabang jadwalnya bervariasi ada yang Minggu (28/1), Senin (29/1) dan hari berikutnya.

"Tadi sudah ditekankan untuk menghadirkan ketua, sekretaris dan bendahara beserta lima persen anggota yang didaftarkan pada saat pendaftaran sipol," kata Romy.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumatera Selatan Agus Sutikno menyatakan, untuk menghadapi verifikasi faktual pihaknya sudah mempersiapkan turunan dari hasil rakornas yang nanti akan dibahas.

"Sesuai jadwal dari KPU pada 28-31 Januari kita akan dapat menghadapi verifikasi faktual dengan baik," katanya.

Secara data administrasi, 16 DPC se-Sumsel berkaitan dengan administrasi pendaftaran peserta pemilu pada dasarnya tidak mengalami hambatan apapun.

"Tinggal selangkah lagi nanti kita akan berhadapan dengan KPU dalam verifikasi faktual yang dipersiapkan adalah pengurus harian cabang, KTA, e-KTP dan segala bentuk administrasi yang semua sudah kami siapkan, sudah kami administrasikan," tuturnya.

Tinggal nanti DPC untuk membuka kembali dokumen ketika berhadapan dengan KPU yang nantinya secara teknis dan rinci akan dibahas oleh OKK dan Bappilu agar dapat menghadapi verifikasi faktual dengan baik, katanya. (Ant)