INDUSTRY.co.id - London - Lebih dari seratus kreator YouTube berkumpul dalam acara konferensi Creators for Change Summit. Konferensi ini diadakan untuk merayakan pencapaian tahun sebelumnya dan mempererat kolaborasi antara para penggerak perubahan sosial selama setahun kedepan. Konferensi YouTube Creators for Change Summit ini diselenggarakan di London, Inggris, pada Kamis (25/1) waktu setempat.

Advertisement

Konferensi YouTube ini banyak dihadiri oleh kreator dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, yakni Cameo Project.

Pada tahun 2017, Cameo Project berkolaborasi dengan YouTube Creators for Change, dengan kampanye berjudul #1Indonesia, dimana para kreator ini bersama dengan Maarif Institute, sebuah LSM lokal, membuat sebuah proyek lintas negara yang mengajak dan mengedukasi lebih dari 2.000 siswa sekolah menengah atas (SMA) di 10 kota dari seluruh Indonesia untuk membuat konten-konten video yang dapat memberikan dampak positif bagi komunitas disekitar mereka. Topik yang diangkat misalnya seputar toleransi terhadap etnisitas dan agama minoritas, serta literasi digital untuk memerangi beritahoax yang marak di dunia maya.

Advertisement

YouTube Creators for Change adalah inisiatif global yang mendukung para kreator dalam memerangi isu-isu sosial dan mempromosikan kesadaran, toleransi dan empati melalui kanal YouTube mereka. Video adalah media yang memiliki kekuatan untuk membuka pikiran terhadap perspektif baru dan berbagi pengalaman.

Sejak peluncuran program YouTube Creators for Change pada bulan September 2016, program ini telah berkolaborasi dengan 39 kreator inspirasif dari seluruh dunia, membantu memperkuat suara mereka untuk melawan kebencian dan mengangkat toleransi.

Advertisement

Selain Indonesia, program ini juga berkolaborasi dengan berbagai organisasi sosial dan ahli dari AustraliaJermanIsraelSpanyolTurki,InggrisPrancis, dan Belgia. Sepanjang tahun 2017, YouTube Creators for Change telah mengedukasi lebih dari 15.000 anak muda di lebih dari 200 lokasi melalui berbagai bentuk upaya, termasuk kelas-kelas dan program sekolah. 

 “Sepanjang tahun 2017 lalu, para kreator ini telah membuat puluhan video yang menunjukkan kekuatan video dalam mendorong empati dan rasa saling mengerti di seluruh dunia. Melalui komitmen investasi yang baru, kami akan mengumumkan penerima dukungan produksi yang akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan,” Ujar Head of YouTube Public Policy,  Juniper Downs.

Advertisement