INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Perindustrian tengah gencar mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional. Hal ini sebagai salah satu upaya mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

IKM telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Sebagai sektor yang mendominasi populasi industri di Indonesia, IKM mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara dan penyerapan tenaga kerja.

Akhir pekan lalu Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih melakukan kunjungan kerja di IKM Kapal PT Barokah Marine, Pekalongan, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Gati dan rombongan melihat secara langsung proses pembuatan kapal di perusahaan IKM yang memproduksi kapal tongkang, ponton, keruk, dan paralon tersebut.

Dalam upaya mendukung pengembangan industri galangan kapal di Indonesia, peranan IKM cukup signifikan baik dalam memproduksi kapal-kapal nelayan maupun untuk jasa perbaikan kapal.

Dirjen IKM Kemenperin berharap, "IKM kapal turut berkontribusi memajukan sektor kelautan. Luas wilayah laut Indonesia yang mencapai 70 persen memiliki potensi ekonomi sektor kelautan di Indonesia sebesar USD 1,2 triliun per tahun dan diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 40 juta orang" terangnya.

Pada tahun 2014, nilai investasi IKM kapal rakyat di Jawa Tengah sebesar Rp13,7 miliar. Sedangkan, nilai investasi pada sektor yang berkaitan dengan aktivitas galangan kapal di Pekalongan mencapai Rp5,4 miliar. (iaf)