INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) akan menyelenggarakan Konferensi Tahunan pada Kamis 24 November 2016 di JW Marriott Mega Kuningan guna meluncurkan program 'Mewujudkan Indonesia 4.0 Kekuatan Global No.4 Sedunia Dalam Kualitas Pada 2045'.
PDBI optimis bahwa Indonesia akan menjadi kekuatan ke-4 sedunia pada Seabad Indonesia 2045 berbasiskan beberapa argumentasi berikut.
Pertama, Presiden ke-7 RI memimpin nation state dengan sumber daya alam yang memerlukan investasi dan disiplin produktivitas yang bersaing seperti penurunan angka ICOR (Incremental Capital Output Ratio) yang masih disekitar 5 sehingga untuk pertumbuhan ekonomi 1% masih dibutuhkan investasi 5% dari PDB. Dengan saber pungli, diharapkan efisiensi birokrasi akan tercipta untuk menekan ICOR sampai 2-3.
Kedua, Mengacu kepada APBN Jepang yang hanya 60% berasal dari pajak dan 40% mengandalkan obligasi maka PDBI mengusulkan pemanfaatan dana repatriasi ex-Tax Amnesty dalam Trust Nasional Seabad Indonesia untuk pembiayaan proyek strategis infrastruktur jangka panjang yang secara mikro menguntungkan dan secara makro berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi.
Ketiga, Indonesia akan berhasil mengentaskan diri dari jebakan The Middle Income Trap bila investasi efisien dan produktif dengan ICOR 2 bisa dilakukan seperti Hayato Ikeda Plan dasawarsa 1960an yang berhasil menggandakan pendapatan per kapita Jepang pada dasawarsa 1960an. Pola yang sama terjadi di Tiongkok dalam satu generasi pasca Tiananmen.
Ke empat, Indonesia 4.0 sudah akan memasuki Revolusi Industri 4.0 dengan sinergi infrastruktur dan konektivitas fisik, virtual dan finansial global, produktivitas sumber daya agro aqua dan mineral dengan biogenetika dan etos kerja yang meritokratis dan berdaya saing setara populasi global
Kelima, Optimisme ini hanya bisa sukses bila elite nation state ini menghentikan kemunafikan politik partisan dan sectarian primitive dari The Chaotic World dan secara ksatria menghormati rule of law dan supremasi hukum dari The Orderly World. Indonesia dapat menjadi model demokrasi berbasis kultur non-Barat, non-Confucius yang sukses menerapkan non-Khilafah secara proaktif kreatif. Pancasila dalam operasional pemerintahan yang bersih dan memenuhi keperluan rakyatnya dapat memberdayakan sinergi masyarakat pemilik modal seperti Jepang menggandakan pendapatannya dengan membangun mesin ekonomi bukan ala Dimas Kanjeng.
Dalam kaitan dengan 5 faktor diatas PDBI optimis bahwa bila program pertumbuhan ekonomi 7 % yang menjadi andalan Pemerintah dapat terlaksana, maka dalam tempo 7 tahun Indonesia akan menggandakan pendapatan per kapitanya dan selanjutnya dalam tempo satu generasi akan menjadi kekuatan ke-4 sedunia pada Seabad Indonesia 2045.