INDUSTRY.co.id - Pontianak- Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot menyatakan mereka memiliki keinginan kuat untuk memajukan masyarakat pedalaman Kalbar.

"Sepuluh tahun Cornelis dan Christiandy Sanjaya memimpin Kalimantan Barat telah memberikan perhatian yang luar biasa kepada masyarakat pedalaman. Maka kami berdua orang kampung, yang kata orang masih anak kecil dan masih muda ini memberanikan diri menjadi calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar untuk memajukan daerah pedalaman," kata Karolin di Pontianak, Rabu (19/1/2017))

Karolin mengatakan, dirinya merasa yakin mampu untuk melanjutkan perjuangan masyarakat pedalaman di Kalbar. Hal ini dikatakan Karolin pada pidato politiknya saat deklarasi pasangan calon gubernur Kalimantan Barat di rumah Radakng Pontianak.

"Jangan biarkan kita terlupakan lagi, kita ingin sama dengan yang ada di kota dan kita ingin juga jalan kita yang lebar seperti di kota dan kita ingin juga memiliki akses yang baik, pelayanan kesehatan yang baik, pendidikan yang lebih baik dan yang tahu betul Kalimantan Barat adalah saya," tuturnya.

Perempuan yang satu-satunya maju sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat itu menjelaskan, bahwa Gubernur Kalbar Cornelis telah meletakkan dasar dan pondasi di wilayah perbatasan agar menjadi beranda depan Indonesia.

Terkait hal itu, pasangan ini berkomitmen untuk meneruskan perjuangan itu. "Kami berharap dengan dukungan para senior ini dapat melengkapi kekurangan-kekurangan kami," katanya kepada awak media.

Menurutnya, dia dan Suryadman Gidot memang masih muda, untuk menjadi pemimpin Kalbar. Namun, menurutnya, mereka berdua telah memiliki pengharapan dan jam terbang untuk membangun Kalimantan Barat.

Bakal calon Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Suryadman Gidot menambahkan bahwa sepuluh tahun Gubernur Kalbar, Cornelis bersama dengan masyarakat telah mengawal pembangunan, baik secara partai juga terus mendukung agar Kalimantan Barat maju.

Terbukti sekarang, daerah-daerah pedalaman seperti perbatasan sudah mulai terbuka. Kemudian ditempat lain Kalimantan Barat, kemajuan-kemajuan telah terbukti.

"Kemajuan-kemajuan ini akan kami lanjutkan untuk masyarakat Kalimantan Barat. Nasionalis kami dan kejujuran kami untuk mengabdi kepada rakyat Kalimantan Barat tidak perlu diragukan lagi, karena saya dengan Ibu Karolin masih panjang waktu kami ingin melihat kemajuan dan kesejahteraan rakyat Kalimantan Barat," katanya.