INDUSTRY.co.id, Jakarta - Berdasarkan pengamatan Industry.co.id, program BP2BT yang bakal luncur sangat mirip dengan Tapera alias Tabungan Perumahan Rakyat. Dengan adanya program Tapera, pekerja informal seperti freelancer, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga tukang bakso sekalipun akan lebih mudah mengakses pengajuan pembiayaan perumahan.
Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Maurin Sitorus mengatakan, Masyarakat pekerja informal, selain menghadapi masalah keterjangkauan harga rumah, juga menghadapi masalah aksesibilitas pembiayaan melalui perbankan. Karena perbankan itu seleksinya sangat ketat, ditanya berapa penghasilan dan ditambah lagi pekerja nonformal tidak ada slip gaji.
Untuk itu, ia meminta bagi para pekerja nonformal agar dapat mengikuti program Tapera dengan tujuan memberikan kemudahan pengajuan kredit perumahan ke perbankan.
Dalam undang-undang (UU Tapera) itu disebutkan, semua pekerja, baik itu yang formal dan informal, yang penghasilannya di atas UMR, wajib menjadi anggota, sementara pekerja informal yang di bawah UMR secara sukarela.