INDUSTRY.co.id - Ambon, Ketua Umum PWI Pusat  Margiono mengatikan,  Hari Pers Nasional (HPN) 2017 bukan hanya sekedar kegiatan yang besar dan bermanfaat bagi insan pers, tapi juga harus memberi dampak yang besar bagi daerah. Itu juga yang menjadi alasan gelaran HPN selalu berpindah-pindah daerah setiap tahunnya.

Advertisement

Provinsi Maluku misalnya, provinsi yang berdekatan dengan Papua ini sedang berupaya keras untuk meraih status "lumbung ikan nasional", dan juga sedang giat membangun di tengah keterbatasan APBD yang dimiliki.

Lewat HPN, pers dapat membantu menjadi penghubung agar pemerintah pusat dapat memberikan perhatian yang konkret bagi rakyat Maluku.

Advertisement

"Kami berusaha, ada ide yang konkret untuk mewujudkan keinginan Maluku. Kita akan merumuskan, di acara puncak nanti seperti apa konkretnya," kata Margiono di Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Ambon, Kamis, (5/12).

Hal ini sudah menjadi komitmen PWI Pusat. PWI Pusat berkomitmen untuk membantu Provinsi Maluku, menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Pusat, terkait dengan kebijakan tol laut dan pembangunan infrastruktur yang masih minim di Maluku.

Advertisement

Salah satu rencana konkret yang akan dilakukan di HPN 2017 adalah pengadaan telepon gratis. PWI Pusat tengah menyiapkan proyek nasional pengadaan telepon gratis bagi masyarakat. Margiono berkeinginan, program ini pertama kali dicanangkan di Maluku pada HPN 2017 nanti.

"Setidaknya ada 10 hingga 15 telepon gratis yang bisa dicanangkan Presiden Jokowi disini. Konsep ini tengah kita matangkan," ujarnya.

Advertisement

Secara keseluruhan, HPN 2017 di Maluku sudah terencana dan tertata dengan baik, hingga hari puncak di tanggal 9 Februari yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi. Koordinasi antara panitia pusat dan daerah juga sudah terkonsolidasi dengan baik, lewat pembagian masing-masing tanggung jawab. (Hry)