INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pria paruh baya itu terlihat kebingungan di depan loket Secure Parking ketika akan membayar langganan parkir bulanan di kawasan apartemen Kalibata City Jakarta.

Advertisement

Pasalnya, pria yang sudah mengantri cukup lama tersebut diminta petugas loket untuk meminta blanko dari pihak Kalibata City terlebih dahulu, yaitu Customer Service, sebelum mereka dapat membayar kewajibannya guna memperpanjang langganan parkir.

Pria tersebut ternyata adalah salah satu penghuni dari sekian ribu penghuni apartemen Kalibata City. Ketika ditanya apakah sudah mengetahui prosedur pembayaran langganan parkir seperti itu sebelumnya, pria tersebut menyatakan bahwa dirinya baru tahu pagi ini mengenai prosedur baru tersebut.

Advertisement

“Biasanya, saya langsung bayar di loket pembayaran, pak. Bulan lalu saja, saya masih bisa membayar langsung kepada petugas loket. Saya baru tahu pagi ini ada prosedur seperti ini,” papar pria tersebut kepada Industry.co.id di Kalibata City, Jakarta, Sabtu (06/01/2018).

Pria tersebut mengungkapkan, prosedur seperti ini menyusahkan para pemilik kendaraan bermotor yang menghuni apartemen Kalibata City. Pasalnya, mereka diharuskan mengantri lagi di depan loket pembayaran tersebut jika sudah mendapat blanko Kalibata City.

Advertisement

“Masa, kita mau mengeluarkan uang, kita dibikin susah seperti ini. Padahal sekarang sudah jaman transaksi scriptless (tanpa warkat), tapi Kalibata City dan Secure Parking malah menetapkan prosedur yang bertele-tele. Disamping itu, Kalibata City dan Secure Parking juga tidak melakukan sosialisasi untuk prosedur ini,” tukas pria tersebut.

Ketika ditanyakan kepada pihak Kalibata City, Arie yang menjabat sebagai Chief Customer Service Kalibata City di ruang Customer Service Tower Jasmine pada Sabtu (06/01/2018) mengemukakan, sosialisasi tersebut sudah dilakukan sejak Oktober 2017.

Advertisement

“Kami tidak tahu apakah sosialisasi tersebut juga sudah dilakukan oleh pihak Secure Parking kepada para pelanggan atau belum. Sistim seperti ini diberlakukan karena Secure Parking sendiri yang memintanya kepada pengelola Kalibata City,” papar Arie.

Menurut pengamatan industry.co.id, ternyata di depan loket pembayaran Secure Parking yang terletak di Basement 2 (level B2) apartemen Kalibata City tersebut tidak ada sosialisasi yang dimaksud, tetapi hanya tertera pengumuman di atas selembar kertas tertanggal 28 Desember 2017.

Sementara itu, menurut pria paruh baya tersebut, petugas Secure Parking menegaskan bahwa pengelola Kalibata City yang menginginkan penerapan sistim pembayaran seperti ini.

“Kedua belah pihak itu, mana yang bener ya omongannya?,” imbuh pria tersebut. (Abraham Sihombing)