INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diera suku bunga mulai rendah, perbankan kian giat mencari Dana Pihak Ketiga (DPK) terutama sekali Casa atau dana murah. BTN siap bersaing memperebutkan DPK sebagai kekuatan likuiditas BTN.
Target Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN pada tahun 2018 adalah sebesar 24% dengan porsi dana murah sebesar 48-49% dari total DPK.
Maryono, Direktur Utama BTN mengatakan angka tersebut juga di atas rata-rata target perbankan secara umum sebesar 14%.
Persaingan perebutan DPK akan sangat ketat pada tahun 2018, kami akan melakukan sejumlah strategi diantaranya meningkatkan CASA , meningkatkan DPK komersil berbasisconstruction value chain, dan pendanaan institusi berbasis KPR dan memperluaswholesale funding, penerbitan surat utang, (obligasi), pinjaman, Negotiable Certificate Deposit (NCD), ataupun pinjaman luar negeri, kata Maryono di Jakarta, Kamis (28/12/2017).
Selama tahun 2017, Bank dengan kode saham BBTN mencatatkan kinerja yang positif, dengan mencatatkan pertumbuhan aset, kredit maupun Dana Pihak Ketiga di atas 18% sementara perbankan nasional hanya tumbuh di kisaran 10%.
Dengan pencapaian tersebut, kami optimistis pada akhir tahun ini Bank BTN bisa menembus peringkat lima besar perbankan nasional, kata Maryono.