INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pengamat properti sekaligus pendiri Panangian School of Properti, Panangian Simanungkalit memperkirakan anak muda pada masa milenial akan mendorong perkembangan tren industri properti untuk periode mendatang.

Advertisement

"Orientasi pengembang tahun ini mengarah kepada pembangunan produk properti yang bisa dijangkau oleh pasar generasi milenial," ujarnya di Jakarta (26/12/2017).

Ia menambahkan, segmen ini akan terus berpotensi untuk terus tumbuh hingga 10 tahun mendatang. Menurutnya, daya beli kelompok generasi milenial di dalam sektor properti adalah mereka yang didukung oleh orang tua yang sudah mapan secara ekonomi.

Advertisement

"Sedangkan kemampuan mereka sendiri dalam membeli properti biasanya hanya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar," terangnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa jumlah penduduk dari segmentasi ini akan terus bertambah secara signifikan karena adanya bonus demografi sehingga berpengaruh pula terhadap industri properti secara keseluruhan.

Advertisement

Pasar milenial adalah pasar potensial yang akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada tahun 2030. Untuk itu, ujar dia, bank-bank pemberi kredit perumahan juga seharusnya lebih membuka diri agar bisa diakses oleh generasi milenial ini.

Ia juga berpendapat bahwa meningkatnya jumlah milenial dalam membeli properti turut mempengaruhi pertumbuhan industri kreatif subsektor arsitektur dan interior.

Advertisement