INDUSTRY co.id -Jakarta - Kinerja ekspor dan impor di bulan November 2017 membukukan surplus perdagangan sebesar US$ 0,13 miliar. Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan, surplus pada November 2017 bersumber dari surplus perdagangan nonmigas yang mencapai USD 1,09 miliar dikurangi defisit perdagangan migas sebesar US$ 0,96 miliar.
Secara kumulatif neraca perdagangan selama Januari-November 2017 mengalami surplus sebesar US$ 12,02 miliar. Ini dicapai dari surplus perdagangan nonmigas sebesar US$ 19,58 miliar dan defisit perdagangan migas sebesar US$ 7,56 miliar.
Surplus perdagangan selama Januari-November 2017 meningkat lebih dari 40% dibanding periode Januari-November 2016 yang hanya mencapai USD 8,48 miliar, ujar Enggartiasto melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (22/12/2017).
Menteri Enggar menambahkan, India menjadi penyumbang surplus nonmigas terbesar pada periode Januari-November 2017, diikuti Amerika Serikat, Filipina, Belanda, dan Pakistan yang mencapai USD 28,0 miliar.
Sementara China, Thailand, Australia, Korea Selatan, dan Argentina merupakan mitra dagang penyebab utama defisit nonmigas yang mencapai US$ 20,7 miliar, tandas Enggartiasto.