KS-Sango Investasi US$95 Juta Produksi Baja Bernilai Tambah Tinggi

Oleh : Ridwan | Jumat, 15 Desember 2017 - 14:27 WIB

KS-Sango Investasi US$95 Juta Produksi Baja Bernilai Tambah Tinggi (Foto Dok Industry.co.id)
KS-Sango Investasi US$95 Juta Produksi Baja Bernilai Tambah Tinggi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Perusahaan asal Jepang, Sango Corporation merealisasikan investasinya di Indonesia dengan megandeng PT Krakatau Steel (KS) untuk mengembangkan produk baja bernilai tambah tinggi yaitu, wire rod.

Nantinya, produk baja bernilai tambah tinggi tersebut akan di pasok untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif nasional.

"Ini merupakan milestone atau tombak sejarah untuk industri otomotif pendalaman struktur. Kementerian Perindustrian mendorong pendalaman struktur, beberapa waktu lalu untuk produk plastik sekarang produk wire rod. Dimana selama ini wire rod kita impor sekarang sudah bisa di pasok oleh KS," ujar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Ia menambahkan, untuk tahap pertama, nilai proyek investasi tersebut sebesar US$ 95 juta. "Nantinya dalam kerja sama ini akan menghasilkan 40 ribu ton wire rod per tahun untuk kebutuhan industri otomotif. Dengan begitu akan menghemat devisa mencapai US$ 24 juta per tahun," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dengan investasi ini maka supplai kepada industri otomotif dan spare part akan semakin baik karena quality control nya dijamin dan untuk delivery nya akan lebih terjaga.

"Dengan demikian jika terjadi masalah pada kualitas wire rod, maka pabrikan otomotif bisa langsung menyampaikanya ke KS-Sango," tutur Airlangga.

Sekedar informasi, kerja sama ini digagas dalam misi investasi yang dipimpin Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada pertemuan dengan CEO Sango pada Oktober 2016 lalu di Tokyo, Jepang.

Kemudian dilanjutkan dengan joint study model suplai industri wire rod di Indonesia dan survei market industri komponen otomotif berbasis wire rod.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dolar Singapore (Foto/Rizki Meirino)

Selasa, 07 April 2020 - 17:17 WIB

Cadangan Devisa Tergerus Akhir Maret 2020

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar 121,0 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2020 sebesar 130,4 miliar dolar AS.

IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19

Selasa, 07 April 2020 - 17:00 WIB

IPC Salurkan Dana untuk Bantu Tanggulangi Pandemi Covid-19

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberikan bantuan dana untuk membantu penanggulangan pandemi Corona (Covid-19). Bantuan senilai Rp. 400 juta diserahkan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk…

Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemuluang

Selasa, 07 April 2020 - 16:55 WIB

#Komunitas Plastik untuk Kebaikan Sumbang Sembako untuk Pemulung

Salah satu kelompok rentan yang sangat terpengaruh oleh wabah pandemi covid 19 adalah pemulung dan petugas kebersihan. Bukan saja karena penghasilan mereka merosot tajam sebagai akibat kebijakan…

Ojek online sedang mengambil pesanan costumer

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Masyarakat Antusias Belanja Online di TTIC Kementan

Antrian panjang terlihat dari pintu masuk Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengunjung yang didominasi oleh driver Gojek ini bergantian masuk ke dalam pasar…

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

Selasa, 07 April 2020 - 16:00 WIB

Gerakan 15.000 Masker, ASDP Berdayakan UMKM Lokal Sekitar Pelabuhan di Seluruh Indonesia

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar secara serentak program Gerakan 15.000 Masker Kain dengan memberdayakan Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) dan UMKM penjahit lokal di lingkungan seluruh…