INDUSTRY.co.id - Jakarta- Jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia pada periode Oktober 2017 mengalami penurunan sebesar 4,54% menjadi 1,16 juta kunjungan jika dibandingkan dengan September 2017.
"Namun secara kumulatif, jumlah wisman ke Indonesia naik 11,62% menjadi 11,62 juta jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/12/2017).
Ia menambahkan, jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui 19 pintu utama sebanyak 10,01 juta kunjungan dan kunjungan wisman di luar 19 pintu utama sebanyak 1,61 juta kunjungan.
"Jumlah kunjungan wisman melalui 19 pintu utama mengalami penurunan sebesar 9,78% jika dibandingkan dengan September 2017," terangnya.
Menurutnya, penurunan ini terjadi di sebagian besar pintu masuk utama dengan presentase tertinggi terjadi di pintu masuk Entikong, kalimantan Barat sebesar 49,07% dan Ngurai Rai, Bali sebesar 15,99%. Sementara, penurunan terkecil terjadi di Soekarno Hatta sebesar 1,70%.
"Penurunan kunjungan wisman di ke Bali diakibatkan meletusnya gunung agung," kata Suhariyanto.
Dari 1,16 juta kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Oktober 2017, diantaranya dilakukan wisman kebangsaan Tiongkok sebanyak 14,47%.
"Tiongkok saat ini masih mendominasi kunjungan wisman ke Indonesia, diikuti Singapura, Malaysia, Australia, dan Jepang," tutupnya.