INDUSTRY.co.id - Jakarta, Saat ini dunia mengarah pada revolusi industri keempat yang membutuhkan inovasi dan penempaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara bersama Menko Perekonomian, Darmin Nasution pada kegiatan Kompas 100 CEO Forum yang mengusung tema "Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lima Tahun ke Depan" di Jakarta, Rabu (29/11/2017).
"Untuk mewujudkan negara yang hebat maka sebagai pemerintah wajib meyediakan program pengembangan ekonomi," ujar Menperin.
Ia menambahkan, dengan kualitas SDM yang kreatif dan inovatif, diyakini memacu daya saing dan produktivitas industri nasional. "Revolusi industri keempat ini memfokuskan pada internet of things atau semua terkoneksi dengan internet," terangnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, saat ini di Kementerian Perindustrian sendiri telah menyiapkan pengembangan ekonomi digital melalui e-Smart IKM. "Program dengan sistem e-commerce ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausaha baru," terangnya.
Saat ini banyak anak muda kita dengan umur di bawah 17 tahun sudah bisa berjualan secara online. "Maka kami berharap, adik-adik dapat memanfaatkan peluang ini di e-Smart IKM," tuturnya.
Menurut Menperin, pasar ekonomi digital di Indonesia saat ini mencapai USD11 miliar dan diproyeksi meningkat menjadi USD110 miliar dalam lima tahun ke depan.
"Industri digital dapat mendongkrak perekonomian nasional. Diharapkan, generasi muda kita mulai menyesuaikan serta bersiap menyambut tren teknologi industri dan Industry 4.0 sebagai keberlanjutan era ekonomi digital," imbuh Menperin.