INDUSTRY.co.id - Kuching- Pemerintah Malaysia mengakui masalah asap dari kebakaran hutan di Indonesia sudah tidak masuk ke Malaysia. Cuaca di Malaysia setidaknya di sekitar perbatasaan sekarang sudah lebih segar.
Saya mau ucapkan terima kasih kepada pemerintah Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu. Itu kata Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Mohd. Najib di Kuching, kemarin (22/11/2017) seusai Konsultasi Tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia dikutip redaksi Industry.co.id dari laman resmi sosial media milik Presiden Joko Widodo.
"Tahu kan jerebu itu apa? Kabut asap yang mencemari udara. Maksud PM Najib, kabut asap yang saban tahun mengganggu rakyat Malaysia karena terbakarnya hutan-hutan di Kalimantan dan Sumatera. Sudah dua tahun terakhir mereka tak mengalaminya lagi," ungkap Jokowi.
Dalam unggahan tersebut, Jokowi mengemukakan, PM Najib menyampaikan bahwa upaya tersebut tak lepas dari perhatian serius yang diberikan pemerintah Indonesia. Ini yang memberikan kelegaan terhadap rakyat Indonesia termasuk Sarawak. Cuaca sudah lega. Enaklah, kata PM Najib.
Jokowi juga mengemukakan, bahwa konsultasi Tahunan ke-12 Indonesia-Malaysia di Kuching kemarin membahas tentang beberapa hal penting dalam hubungan perdagangan kedua negara.
"Ya, salah satu harapan kita agar Malaysia dapat mengalokasikan 20 persen dari kuota impor berasnya, sekitar 150 ribu ton, dengan mengimpor dari Indonesia seperti yang telah dimulai bulan lalu ketika Indonesia mengekspor beras ke Malaysia sebanyak 25 ribu ton," ujar Jokowi dalam keterangan dilaman sosial media miliknya.