Tingkatkan Industri Logistik, Tol Merak Hingga Probolinggo Tersambung 2019

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 04 November 2017 - 06:04 WIB

Ilustrasi Jalan Tol (ist)
Ilustrasi Jalan Tol (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah menargetkan jalan tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan tersambung pada 2019.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna di Jakarta, Jumat (2/11/2017) menyatakan saat ini tahap prakonstruksi proyek strategis nasional tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 170,36 kilometer itu dikebut dan direncanakan masuk tahap konstruksi pada pertengahan 2018.

Herry mengatakan lelang proyek strategis nasional itu menyisakan satu peserta, yakni Konsorsium perusahaan pelat merah yang terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Setelah tahapan negosiasi harga selesai, awal tahun depan akan dilakukan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

Ia mengungkapkan nilai investasi Tol Probolinggo-Banyuwangi sekitar Rp23 triliun. Jumlah itu belum ditambah dengan nilai tanah yang mencapai Rp4 triliun. Seluruh biaya pembangunan tol dan pembebasan tanah tidak menggunakan APBN melainkan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

"Untuk konstruksi kapan mulainya sangat tergantung pembebasan tanah, kami berharap pertengahan 2018 bisa sudah dimulai konstruksinya," ujarnya.

Herry melanjutkan jika ada tanah-tanah yang sudah selesai pembebasannya maka akan bisa langsung dikerjakan. Ia memperkirakan lahan-lahan awal yang paling pertama dibebaskan adalah milik Perhutani.

"Mungkin sekitar 30 persen lahan di tol itu punya Perhutani. Jadi mungkin bisa dimulai di Perhutani," tuturnya.

Ia mengatakan di tahun 2018 ruas-ruas tol di pantura tersambung sepenuhnya termasuk ruas tol ke arah timur sampai Probolinggo.

"Sampai akhir 2018 nanti, tol trans-Jawa sudah bisa tersambung tidak hanya sampai Surabaya. Tetapi sampai Probolinggo," katanya.

Pada 2018, pemerintah menargetkan penambahan 766,3 kilometer jalan tol baru. Dengan begitu, di akhir 2018, panjang tol yang sudah beroperasi mencapai 1.321,5 kilometer.

Pada 2019, Herry memasang taget sepanjang 533,1 kilometer tol yang baru akan beroperasi. Dengan begitu, panjang jalan tol yang beroperasi hingga 2019 mencapai 1.854,6 kilometer.

Kepala Panitia Pelelangan Pengusahaan Jalan Tol Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Eka Pria Anas menyatakan Konsorsium perusahaan pelat merah yang terdiri dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Toll Road dan PT Brantas Abipraya (Persero) menjadi satu-satunya peserta lelang yang bertahan dalam lelang tol Probolinggo- Banyuwangi sepanjang 170,36 kilometer.

Berdasarkan aturan pengadaan barang dan jasa yang ada, pemerintah melakukan negosiasi tarif manakala proses pelelangan hanya menyisakan satu peserta.

"Lelang yang sedang jalan sekarang salah satunya Probolinggo-Banyuwangi, itu sudah pasti Jasa Marga. Kami sedang proses negosiasi untuk menetapkan tarif yang mau kami sepakati. Mungkin bulan ini selesai," ujarnya kepada awak media.

Dalam melakukan negosiasi, Eka mengaku berpatokan pada perhitungan tarif paling tinggi Rp1.500 per kilometer golongan I untuk tahun 2019.

Meski demikian, dia menyatakan pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan atau daya beli masyarakat dan juga pengusaha logistik mengingat pengguna jalan ini diperkirakan tak hanya berasal dari kendaraan pribadi saja, tetapi juga truk golongan 3 dan 4.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peserta HNJA saat mengunjungi salah satu Desa binaan Aqua

Selasa, 22 Oktober 2019 - 00:33 WIB

Biogas Mampu Tekan Biaya Pembelian Gas Elpiji Masyarakat

- Bali - Danone melalui Pabrik Aqua memberikan pendampingan ke masyarakat Bali, diantaranya Pariwisata, membantu kepemilikan biogas, pertanian dan ke pemulung. Kesemuanya bentuk keperdulian…

Bibit Ubikayu (Foto:Doc Kementan)

Senin, 21 Oktober 2019 - 22:37 WIB

Pengembangan Bibit Unggul Ubi Kayu, Kementan Bantu Sertifikasi

Jakarta - Industri Pangan olahan ubi kayu saat ini sedang digandrungi masyarakat. Mulai dari minuman berbahan tapioka hingga makanan ringan seperti kripik atau chips stik. Untuk itu dibutuhkan…

CIMB Niaga - foto IST

Senin, 21 Oktober 2019 - 22:17 WIB

CIM Niaga Miliki Aplikasi Mobile Banking

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru bagi nasabah korporasi yaitu BizChannel@CIMB Mobile. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan dapat…

Ilustrasi

Senin, 21 Oktober 2019 - 18:30 WIB

Kemenkumham Dorong Perbaikan Balai Harta Peninggalan

Jakarta - Pemerintah terus meningkatkan kinerja Balai Harta Peninggalan (BHP) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Salah satunya melalui Rapat Kerja Teknis Balai (Rakernis) dengan tema menyikapi…

Kota Surabaya

Senin, 21 Oktober 2019 - 17:55 WIB

Catat, Ini 5 Kuliner yang Bikin Kangen dengan Surabaya

Bila Anda pernah berkunjung ke Surabaya, atau belum pernah sama sekali, berikut ini beberapa kuliner khas yang akan membuat Anda ingin langsung kembali ke Surabaya.