Bali Tetap Aman Dikunjungi

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 25 Oktober 2017 - 08:49 WIB

Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)
Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)

INDUSTRY.co.id - Denpasar- Gubernur Bali Made Mangku Pastika meyakinkan Kepala Deputi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Charles-Michel GEURTS bahwa Bali aman dikunjungi di tengah naiknya aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Berbagai upaya rencana kontijensi telah kami siapkan jika Gunung Agung di Kabupaten Karangasem meletus. Sejumlah rumah sakit serta ambulans juga sudah siap, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Pastika dalam rapat dengan rombongan Konjen Uni Eropa tersebut di Denpasar, Senin (23/10/2017)

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan saat ini Badan Penanggulangan Becana Daerah telah bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional dalam upaya menghadapi berbagai kemungkinan terburuk dari dampak bencana Gunung Agung jika meletus.

Ia menambahkan, daerah terdampak bencana berada dalam radius 12 kilometer dari Gunung Agung, jadi banyak tempat wisata di Bali yang sangat aman dari dampak bencana tersebut. Untuk itu, ia menjamin keamanan warga negara Uni Eropa yang bermukim ataupun berlibur di Bali.

Hal lain yang terkuak dalam pertemuan tersebut adalah masalah pariwisata. Sesuai dengan pertanyaan ketua rombongan, Pastika menyampaikan terdapat beberapa tantangan dalam dunia pariwisata di Bali.

"Masalah infrastruktur menjadi yang utama. Kami ingin membangun bandara udara lagi karena Bandara Bali sampai saat ini sudah krodit menangani banyaknya wisatwan," ucapnya.

Selain bandara, hal lain yang menjadi perhatian Pemprov Bali adalah infrastruktur berupa jalan seperti underpass, shortcut dan jalan penunjang fasilitas wisata. Pada kesempatan itu, Pastika juga menyatakan tidak ingin Bali menjadi wisata massal, tetapi menginginkan Bali menjadi wisata kelas dunia yang berkualitas.

Sementara itu, Kepala Deputi Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Charles-Michel GEURTS menanyakan tentang keamanan Bali terkait dengan aktivitas Gunung Agung yang semakin meningkat. Hal itu menurutnya sebagai bentuk tanggung jawabnya, mengingat begitu banyak warga negara dari Uni Eropa yang menetap ataupun berwisata di Bali.

Warga negara Uni Eropa berjumlah sekitar 500 juta jiwa dan sekitar 10 persennya menjadikan Bali sebagai destinasi wisata favorit. Untuk itu, ia berharap pemerintah pusat maupun Bali bisa menjamin keamanan warganya.

Pemprov Bali diharapkan selalu berkoordinasi dengan konjen-konjen yang ada di Bali terkait kondisi Gunung Agung terbaru agar para konjen juga bisa memperingati warganya.

Dalam bidang pariwisata, pihaknya ingin menjajaki berbagai kemungkinan kerja sama. Untuk itu, ia berharap bisa diadakan pertemuan lebih lanjut dan lebih detail untuk membahasnya, serta bisa terus terjalin kerja sama antara Indonesia khususnya Bali dengan negara-negara Uni Eropa (Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan bersama Menkop

Senin, 27 Januari 2020 - 22:50 WIB

Kementan - Kemenkop UKM Kembangkan Bisnis Dengan Korporatisasi Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Koperasi dan UKM (kemkop UKM) bekerja sama untuk segera mengembangkan bisnis dalam pengelolaan tani dengan mengkorporatisasikan bidang pertanian.…

Peluncuran Xiaomi Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro

Senin, 27 Januari 2020 - 20:49 WIB

Apresiasi Konsumen, ​Xiaomi selenggarakan Payday Party Super Sale

Sebagai bentuk apresiasi, Xiaomi berikan potongan harga Redmi 8A, Redmi 8 dan Redmi Note 8 mulai dari Rp 150,000

Samsung Galaxy A71

Senin, 27 Januari 2020 - 20:25 WIB

Lengkapi Jajaran A Series, Samsung Galaxy A71 Jadi Smartphone Resmi Piala Presiden Esports 2020

Samsung Galaxy A71 melengkapi jajaran Galaxy A Series dan memberikan pengalaman Live Gaming bagi para gamers dengan performa awesome melalui layar Infiniti-O Super AMOLED Plus, baterai 4.500…

Otoritas Jasa Keuangan/OJK (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Januari 2020 - 20:15 WIB

OJK Cabut Izin Usaha BPR Tebas Lokarizki Sambas Kalbar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP-19/D.03/2020 tanggal 27 Januari 2020 mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Tebas Lokarizki, yang…

CEO Crown Group, Iwan Sunito (Foto Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Januari 2020 - 19:01 WIB

Pertengahan Tahun 2020, Crown Group Bakal Luncurkan Proyek Pertamanya di Melbourne

Pengembang terkemuka Australia, Crown Group sedang bersiap untuk meluncurkan pengembangan hunian pertamanya di Melbourne pada pertengahan tahun 2020.