INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setiap tahun pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai empat juta orang, sampai saat ini di tahun 2017, angka penduduk Indonesia sudah mencapai 262 juta orang. Perkembangan penduduk yang terus bertambah dalam jumlah yang tidak sedikit tidak sebanding dengan ketersediaan pasokan listrik yang ada saat ini.
"Kebutuhan akan listrik dari tahun ke tahun meningkat, kita butuh ide kreatif anak muda untuk menghasilkan listrik dari energi baru terbarukan (EBT)," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar saat menjadi pembicara dalam acara Micro Hydro for Indonesia di Jakarta (5/10/2017).
Ia menambahkan, saya berharap kelincahan dua jempol anak muda Indonesia dapat membuat inovasi kreatif khususnya di bsektor ketenagalistrikan agar dapat membuat bangsa ini lebih baik lagi. "saya menyayangkan, kenapa kebanyakan inovasi datang dari Amerika, karena inovasi di Amerika didasarkan oleh prinsip semua bisa dikerjakan," tambahnya.
Lebih lanjut, Wamen ESDM mengungkapkan, prinsip di Amerika, selama itu tidak dilarang semua boleh dikerjakan, sehingga menghasilkan inovasi dan ide-ide yang kreatif. "Peraturan-peraturan kita sangat rumit, ini yang menyebabkan inovasi kita tidak berkembang," tegasnya.
Saat ditanya apakah inovasi itu akan selalu berhasil, Arcandra menjelaskan, salah satu teori saya adalah kalau kita masih punya rambut disaat itulah kreatifitas kita akan muncul. Namun terkadang di Indonesia kegagalan melakukan inovasi itu menjadi kedaan yang membahayakan. "keadaannya berbanding terbalik dengan di Amerika, kalau disana begitu mereka gagal dalam inovasi justru mereka akan bangkit dan terus mencoba hingga menghasilkan suatu inovasi yang berguna bagi masyarakat banyak," kata Arcandra.
"kalau saya bilang Amerika, jangan mentang-mentang saya tinggal lama disana. Ini memang kesungguhan," ucapnya.
Saya berharap kepada generasi muda yang kita sekarang sebut dengan kaum milenials agar dapat menciptakan ide-ide dan inovasi yang kreatif khususnya di sektor kelistrikan agar dapat membawa negara Indonesia menjadi lebih baik lagi. "Di era digital saat ini, saya berharap dua jempol anak muda Indonesia bisa membawa bangsa ini jauh lebih baik," tandasnya.