INDUSTRY.co.id - Jakarta-Tren pertumbuhan digital semakin tak terbendung. Eskpansi bisnis online pun semakin meningkat. Perubahan perilaku konsumen kian mengarah ke pasar online. Brand-brand yang ingin eksis dan dipilih konsumen harus go online agar tidak kehilangan pasar milenialnya.

Advertisement

Untuk menjadi brand yang selalu bersinar di ranah digital tentu tidak mudah. Namun, perlu fokus dan konsisten dengan satu layanan yang membuat semua proses bisnis menjadi sederhana dan dapat diakses dari mana saja. Tren seperti ini juga akan terus berlanjut sesuai dengan membesarnya pasar online dan berubahnya consumer behavior yang tentu saja merubah lanskap industri di berbagai lini bisnis.

“Brand dengan popularitas tertinggi di dunia digital berpotensi memenangkan pasar dan jadi produk pilihan netizen, menjaga market share dengan selalu mengukur eksitensi di dunia digital akan membuat sebuah brand menjadi perkasa dan kampiun di industrinya ,” kata Chairman TRAS N CO Research, Tri Raharjo, Jumat (29/9/2017)

Advertisement

 

Tidak mudah menjadi populer di tengah persaingan bisnis yang kian sengit. Modal kreativitas tidak lagi cukup untuk menang. Selain membutuhkan kapasitas, kreativitas, inovasi, kapitalisasi dan kemampuan me-monetize keunggulan sebuah brand menjadi kunci memenangkan persaingan dewasa ini. Populasi pengguna internet terus meningkat, kesadaran untuk go online juga selalu tumbuh. Industri digital dan pendukungnya juga semakin pesat. Premis ini diperkuat dengan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJI), jumlah pengguna internet mencapai 132,7 juta lebih. Ini merupakan ceruk pasar potensial bagi brand yang ingin besar dan punya nyali dan agresifitas untuk berkompetisi.

Advertisement

Selain penguasaan di pasar konvensional, memenangkan persepsi dan pilihan netizen adalah jalan rasional bagi merek yang ingin terus duduk sebagai market leader di industrinya. Caranya, pengelola merek harus cerdas mengelola pasar digital se-atraktif mungkin.

“Banyak brand aware dengan digital, dan sudah hadir di banyak digital channel, baik untuk sekedar enggagement, juga menaikkan sales revenue mereka, menurut saya, kesadaran tersebut adalah cara tepat untuk mempertahankan exsisting customer-nya dengan baik, dan terus mengakuisisi konsumen baru sehingga bisa tetap survive dan berkembang, baik di ranah digital atau online. Karena itu, untuk mengukur popularitas merek di mata netizen, TRAS N CO Research menggagas barometer popularitas merek di internet melalui ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2017,” kata Tri Raharjo yang juga dikenal sebagai Pakar Digital Marketing ini.

Advertisement

Inilah Merek-Merek Perkasa Yang Sukses Jadi Kampiun Di Dunia Digital

Pegadaian kategori Gadai, Semen Padang kategori Semen, Oxone Kategori Pisau dapur, Oxone kategori Panci presto dan Oxone kategori Juicer, Good Day kategori Kopi Dalam Kemasan Siap Minum, Confidence Kategori Popok Dewasa, Campina Kategori Es Krim, Kalsiboard kategori Calcium Silicate Board, Royal Garden Spa Kategori Waralaba SPA, MyRepublic Kategori Internet Berbayar, YKK AP Kategori Daun Pintu, Betadine Feminin Kategori Sabun pembersih Kewanitaan, Haagen-Dazs Kategori Toko Es Krim, Tekiro Kategori Handtools, Insto Kategori Obat Tetes Mata, GS Astra Kategori Aki, Tiket.com Kategori Situs Online Booking tiket Pesawat, Kereta dan Travel, Paramount Land Kategori Developer Perumahan, Wika Energi Kategori Water Heater dan Pemanas Air Tenaga Surya, Bihunku Kategori  Bihun instan, dan Ayam 2 Telor Kategori Mie Telor, Terry Palmer dan Merah Putih Kategori Handuk, Blanco kategori kitchen Sink, Baby Belle kategori ranjang bayi.