INDUSTRY.co.id - Jakarta-Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) sedang melobi presiden Joko Widodo agar berkenan menerima masukannya atas status Habib Rizieq yang menjadi korban kriminalisasi. Masukannya agar sang Habib dibebaskan dari status tersangka agar Imam Besar FPI tersebut dapat dengan mudah melenggang ke tanah air.
Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam mengatakan siap mengawal kepulangan Habib ke tanah air, jika kondisi di Indonesia sudah memungkinkan untuk memulangkan Habib.
“Kalau Habib Rizieq diginikan umat Islam akan lemah, silahkan jalan kita harus mampu bergaining mengembalikan Habib ke Indonesia. Belia menegakan amar makruf nahi mungkar,” kata dia di Jakarta, Selasa (26/9/2017) malam.
Usamah tidak rela atas status yang disandangkan ke Habib, karena itu buntut dari perjuangan aksi bela Islam sampai beberapa kali berlangsung. Atas jasa-jasa Habib, Parmusi memberikan award kepada sang singa podium tersebut.
“Dalam musyawarah kerja nasional dan silaturahim nasional ini kami memberikan award kepada Habib Rizieq,” kata dia.
Hingga saat ini,Usamah mengungkapkan lobinya tersebut tinggal menunggu moment yang tepat dari presiden untuk memberikan solusi terbaik demi kepentingan bersama dan menjaga keharmonisan antar umat beragama dan berbangsa.
“Habib tidak bisa datang, dia watshap saya dan terpenting lagi saya masih menunggu sinyal positif dari presiden atas status Habib dan itu semua agar beliau bisa datang ke Indonesia,” katanya.
Selain itu, Usamah memberikan award kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah KH A.R Fakhrudin salah satu ulama yang dekat dengan Gurdur dan ulama yang bersahaja. Dikatakan demikian karena ia menolak hadiah mobil dari PT Astra dan hingga akhir hayatnya tidak memiliki rumah pribadi.