INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menetapkan belanja modal atau capital expenditure sebesar Rp120 triliun dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2017.

Advertisement

"Capex-nya Rp120-an triliun untuk tahun 2017, tahun ini Rp70- 80 triliun jadinya (terealisasi)," kata Sofyan Basir dalam RUPS di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, akhir pekan lalu.

Sofyan menjelaskan, belanja modal tersebut akan digunakan untuk pembangunan pembangkit listrik baru, distribusi, hingga pembangunan transmisi.

Advertisement

Upaya ini dilakukan untuk mengejar rasio elektrifikasi dan percepatan proyek kelistrikan nasional.

"Tapi yang terbesar untuk distribusi dan transmisi," kata dia.

Advertisement

Untuk capaian 2016, ia menyebut rasio elektrifikasi Indonesia sudah mencapai 88,9 persen. Kondisi ini, menurut dia, adalah sebuah pencapaian yang akan terus ditingkatkan pada tahun depan.

"Tahun ini tercapai 88,9 persen sampai kemarin," kata dia.
Sementara itu, terkait dengan target laba perseroan, ia menyebut masih menunggu persetujuan dari menteri BUMN untuk mempublikasikannya.

Advertisement

Namun, ia membocorkan target pendapatan perusahaan akan dinaikkan sembilan persen dari 2016. "Naik sembilan persen kalau enggak salah,"pungkasnya.(iaf)