INDUSTRY.co.id, Denpasar - Politikus Gede Pasek Suardika yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali menjatuhkan pilihannya kepada Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dalam upaya menjembatani aspirasi rakyat.

"Sekarang saya sudah bergabung dengan Partai Hanura, karena memang menjadi pilihan saya. Dan sebelumnya saya sudah memikirkan untuk menjatuhkan pilihan untuk bergabung kepada partai tersebut," kata Pasek Suardika seperti dinukil Antara, Senin (26/12/2016).

Ia mengatakan sebelum bergabung memang sudah ada pembicaraan secara informal dengan pengurus-pengurus partai. Semua yang bergabung menjadi anggota Partai Hanura tersebut juga didukung oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Indonesia mencapai 32 orang.

"Dengan kekuatan 32 orang dari anggota DPD dari masing-masing daerah di Indonesia, maka Partai Hanura akan menjadi kekuatan besar, sebab selama ini hanya memiliki anggota DPR-RI sebanyak 16 orang," ucap politikus yang sebelumnya menjadi anggota Partai Demokrat itu.

Pasek Suardika mengatakan dengan bergabungnya 16 anggota DPD, akan menjadi kekuatan baru sebagai kapitalis politik guna memajukan partai tersebut di daerah dan di pusat. Sebab masing-masing anggota DPD di daerah memiliki suara ratusan ribu hingga puluhan juta suara.

"Artinya saya bergabung ke Partai Hanura karena memang panggilan hati nurani, sebab kalau dilihat dari 10 besar, bahwa Partai Hanura posisinya paling bawah, karena jumlah perwakilan (DPR) hanya 16 kursi," ucap politikus asal Kabupaten Buleleng, Bali.

Pasek Suardika mengatakan dengan soliditas pengurus di masing-masing daerah, pihaknya yakin pada pemilihan legislatif mendatang akan mampu menambah kursi di DPRD maupun di DPR-RI.

"Seluruh kader dan pengurus harus bekerja keras agar mampu meningkatkan perolehan suara pada Pileg 2019, sehingga partai besutan Jenderal Purnawirawan Wiranto itu bisa meningkatkan peringkat dari urutan paling bawah," ucapnya.

Ditanya soal nantinya mendapat posisi strategis pasca-Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura, Kamis (22/12), Pasek Suardika mengatakan itu semua terserah kepada tim formatur dan Dewan Pertimbangan Partai Hanura.

"Memang pada acara Munaslub Partai Hanura saya mendapat sambutan dan respon positif dari pengurus daerah dan pusat. Bahkan pada acara informal menjelang pembukaan saya juga diundang memberi sambutan. Begitu juga setelah terpilihnya Ketua Umum Oeman Sapto Odeng (OSO), saya juga diminta naik ke panggung," ujarnya.

Pasek Suardika mengatakan untuk menempati posisi strategis di kepengurusan merupakan keputusan dari tim formatur, termasuk juga ketua umum terpilih dan dewan pembina partai.

"Saya selaku kader partai, apa pun jabatan yang diberikan adalah sebuah amanah, dan saya akan jalankan sesuai dengan prosedur dan aturan partai," katanya.

Menurut Pasek Suardika, susunan pengurus Partai Hanura hasil Munaslub tersebut akan direncanakan pada Januari 2017.

"Saat ini tim formatur masih bekerja untuk menyusun kepengurusan. Tentu masih banyak yang dipertimbangkan dari tim tersebut untuk menentukan posisi kader-kader yang mampu membawa Partai Hanura lebih maju," katanya.(iaf)