INDUSTRY.co.id - Denpasar- Makspai Garuda Indonesia menargetkan pendapatan Rp501 miliar lewat penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair Fase II dari seluruh kota di Indonesia.
"Dari ke 22 kota besar di Indonesia, secara nasional Garuda Indonesia akan menargetkan total penjualan sebesar Rp501 miliar selama tiga hari pelaksanaan GATF 2017 phase ke II di masing-masing kota," kata Direktur Pemasaran dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati dalam keterangan tertulis di Denpasar, Senin (18/9/2017
Sedangkan, lanjut dia, khusus untuk kota Jakarta, target penjualannya adalah sebesar IDR Rp283 miliar dengan target mendatangkan 76.000 pengunjung.
"Pada pelaksanaan GATF 2017 phase I pada bulan Maret lalu di kota Jakarta, Garuda Indonesia telah berhasil mendatangkan sebanyak lebih dari 74.000 pengunjung, dengan jumlah total penjualan mencapai lebih dari Rp279 miliar," kata Nina.
Garuda Indonesia masih menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bank mitra dalam GATF 2017 untuk phase II yang akan dilaksanakan pada 22-24 September 2017 yang bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
"Pada pelaksanaan GATF 2017 phase II ini, kami menawarkan berbagai tiket dan paket perjalanan wisata baik domestik maupun internasional dengan harga yang menarik dan lebih terjangkau, karena kami telah bekerja sama dengan bank partner terbaik, yakni BNI untuk dapat melayani kebutuhan 'traveling' para pelanggan setia Garuda Indonesia," katanya.
GATF 2017 phase II kali ini akan dilaksanakan secara roadshow di 22 kota besar di Indonesia, diantaranya di kota-kota, di antaranya Batam, Palembang, Kupang, Balikpapan, Makassar, Medan, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Lombok, Manado, Ambon, Sorong, Jayapura dan Timika.
Beberapa destinasi wisata yang mendapatkan harga promo sesuai dengan 10 destinasi prioritas pemerintah, yaitu Lombok, Gunung Bromo, Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Morotai, Kepulauan Seribu, Belitung, Wakatobi dan Tanjung Lesung. (Ant)