INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketidakpastian ekonomi global membuat pemenuhan kebutuhan jangka panjang cenderung memerlukan perhatian dan harus dipersiapkan sedini mungkin dengan matang.
Hanya saja, banyak orang yang justru menunda perencanaan keuangan masa depan karena merasa beban alokasi dana terlalu berat untuk dimulai.
Salah satu jalan keluar yang efektif untuk dipertimbangkan adalah dengan menerapkan pendekatan langkah demi langkah sehingga target dapat dicapai secara terukur.
Langkah Perencanaan Keuangan Masa Depan
Merealisasikan impian jangka panjang tidak bisa terjadi dalam semalam. Sebab, dibutuhkan tahapan taktis untuk membangun fondasi keuangan yang solid.
Terdapat berbagai cara atau kebiasaan yang dapat diterapkan untuk merencanakan keuangan masa depan dengan terstruktur, di antaranya:
1. Audit Kesehatan Finansial
Sebaiknya, pahami posisi keuangan saat ini secara menyeluruh. Lakukan financial check up sederhana setiap bulan untuk memetakan kondisi secara riil.
Catat semua pemasukan bersih dan lacak setiap pengeluaran secara detail, terutama biaya-biaya kecil yang sering kali tidak disadari namun terus menggerus saldo.
Langkah ini krusial demi memastikan tidak ada utang konsumtif berbunga tinggi yang masih berjalan sebelum fokus dialihkan pada tabungan jangka panjang.
2. Tentukan Target Spesifik
Ketika membuat perencanaan keuangan masa depan, tentukan target keuangan yang spesifik, terukur, serta memiliki tenggat waktu secara pasti.
Misalnya, mengumpulkan biaya pendidikan anak dalam waktu 10 tahun ke depan, dana pensiun harus sudah siap di usia 55 tahun, atau target pendaftaran haji selesai dalam 3 tahun.
Pos-pos finansial jangka panjang tersebut memang biasanya memerlukan persiapan sejak dini karena beberapa faktor, seperti:
- Biaya Pendidikan Anak: Secara umum, dana pendidikan mengalami tren kenaikan dari tahun ke tahun. Perencanaan lebih awal membuat kamu lebih siap menghadapi risiko inflasinya sehingga tidak terlalu membebani kondisi finansial keluarga di masa depan.
- Dana Pensiun: Memastikan kemandirian finansial di hari tua agar tidak menyulitkan generasi berikutnya.
- Dana Ibadah Haji: Mengantisipasi masa tunggu yang panjang dengan menyiapkan biaya pelunasan sejak awal.
3. Alokasikan Anggaran Secara Konsisten
Setelah target ditetapkan, susun rancangan anggaran. Cobalah pisahkan dana langsung dari pendapatan bulanan. Kamu bisa menggunakan metode budgeting yang paling sesuai.
Salah satunya, yaitu 50/30/20. Artinya, 50% uang dialokasikan ke kebutuhan pokok, 30% untuk memenuhi keinginan, dan 20% sebagai dana masa depan (tabungan serta investasi).
Usahakan untuk menyisihkan dana di awal waktu setelah menerima pemasukan secara konsisten, bukan menyisakan apa yang ada di akhir bulan.
4. Pilih Instrumen yang Tepat
Selanjutnya, yaitu hindari menyimpan seluruh dana hanya di rekening tabungan biasa karena nilainya rentan tergerus oleh inflasi.
Alih-alih demikian, alokasikan sebagian dana ke instrumen lindung nilai (hedge), seperti emas karena secara historis nilainya tergolong stabil.
Bahkan, harga emas cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun sehingga dianggap mampu mempertahankan daya beli di masa depan.
5. Pantau Secara Berkala
Kondisi ekonomi dan prioritas hidup dapat berubah seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, peninjauan portofolio keuangan perlu dilakukan secara berkala.
Pemantauan ini berguna untuk memastikan bahwa finansial atau pertumbuhan aset tetap berada di jalur yang benar demi mencapai target waktu sesuai penetapan di awal.
Optimalkan Rencana Keuangan Lewat Aplikasi Tring! by Pegadaian
Pada dasarnya, masa depan tidaklah datang secara tiba-tiba, melainkan dapat dibentuk oleh keputusan finansial yang diambil hari ini.
Perencanaan keuangan jangka panjang bisa diwujudkan secara nyata dengan eksekusi yang sepenuhnya digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Tersedia berbagai fitur dan layanan untuk mendukung kebutuhan tersebut, salah satunya Emas Pegadaian yang memungkinkan pengguna menabung emas, mulai dari Rp10 ribuan saja.
Dana yang ditabung akan dikonversi secara otomatis menjadi saldo gramasi emas digital berdasarkan harga pada hari transaksi.
Pembukaan rekening tabungan Emas Pegadaian di aplikasi Tring! by Pegadaian tidak dikenakan biaya. Namun, tarif pengelolaan rekening sebesar Rp30.000 per tahun tetap berlaku.
Yuk, jangan tunda lagi persiapan hari esok. Unduh aplikasi Tring! by Pegadaian dan mulai menabung emas lewat Emas Pegadaian demi melindungi nilai aset jangka panjang sekarang!