INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Shanghai Fair Indonesia 2026 membidik peluang ekspansi perdagangan dan kemitraan bisnis Indonesia-China melalui pameran dagang yang digelar pada 11–12 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran business-to-business (B2B) ini mempertemukan ratusan perusahaan asal Shanghai dengan pelaku usaha Indonesia untuk menjajaki kerja sama di sektor manufaktur, teknologi, kesehatan hingga perdagangan jasa.
Mengusung tema “Saat inovasi Shanghai bertemu peluang Indonesia”, acara ini tidak hanya mengandalkan pameran produk, tetapi juga forum diskusi dan program *business matching* untuk mempertemukan calon pembeli dengan pemasok potensial.
Wakil Ketua Komite Perdagangan Jasa Shanghai Service Federation, Fu Wengang, mengatakan Indonesia merupakan pasar strategis bagi perusahaan Shanghai untuk memperluas jangkauan bisnis dan menjajaki kemitraan baru.
“Indonesia adalah pasar yang dinamis dan Shanghai memiliki kekuatan di bidang inovasi, manufaktur, dan layanan. Lewat Shanghai Fair Indonesia 2026, kami ingin mempertemukan keduanya dalam suasana yang konkret, bukan sekadar pameran, tetapi ruang untuk menghasilkan kerja sama,” ujar Fu.
Pameran ini menghadirkan lima sektor utama, yakni barang konsumen, kesehatan, teknologi inovasi, manufaktur, dan perdagangan jasa. Produk yang ditampilkan mencakup peralatan rumah tangga pintar, perangkat medis, kecerdasan buatan (AI), otomasi industri, energi baru, material kimia, hingga layanan logistik, keuangan, dan perdagangan digital.
Selain membuka akses terhadap produk dan teknologi, Shanghai Fair juga menggelar sejumlah forum untuk membahas isu perdagangan lintas batas, penguatan merek, kebijakan ekonomi Indonesia, manufaktur cerdas berbasis AI, serta layanan keuangan dan sertifikasi.
Keterlibatan mitra strategis dari Indonesia, seperti KADIN Indonesia Komite Tiongkok, Pemerintah Kota Bogor, APKASI, PERPIT, dan STARFINDO, diharapkan memperkuat peluang kolaborasi antara perusahaan kedua negara.
Penyelenggara juga menyediakan jalur khusus *business matching* bagi pembeli, tim pengadaan, distributor, importir, dan mitra industri. Peserta yang terdaftar sebagai VIP Buyer berhak memperoleh akses prioritas, pendampingan pencarian pemasok, serta pertemuan bisnis dengan exhibitor yang relevan.
“Kami mendorong pengunjung, terutama yang datang dengan tujuan bisnis, untuk mendaftar lebih awal dan menyampaikan kebutuhan mereka sejelas mungkin. Semakin jelas kebutuhannya, semakin baik kami dapat membantu mempertemukan dengan mitra yang tepat,” kata Fu.
Shanghai Fair Indonesia 2026 didukung sejumlah lembaga dari Shanghai dan mitra industri Indonesia. Pameran ini sebelumnya juga telah diselenggarakan di sejumlah negara, termasuk Korea Selatan dan Thailand.
Penyelenggara membuka registrasi gratis bagi pengunjung umum, profesional, maupun calon mitra bisnis hingga 12 November 2026. Melalui kombinasi pameran, forum industri, dan pertemuan bisnis terarah, ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi ekspansi perdagangan dan investasi antara Shanghai dan Indonesia.