INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Kawasan Investasi Keuangan Khusus Tamchy (Tamchy Special Financial Investment Territory/SFIT) meraih pengakuan internasional dengan menempati peringkat pertama di kawasan Asia Pasifik dan posisi kedua dunia dalam kategori Rising Star pada ajang Global Free Zones of the Year Awards 2026 yang diselenggarakan fDi Intelligence. Penghargaan ini sekaligus menjadikan Tamchy SFIT sebagai pusat keuangan pertama dari Asia Tengah yang meraih pengakuan tersebut.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Tamchy SFIT yang masih berada pada tahap awal pengembangan. Dewan juri memberikan apresiasi terhadap strategi jangka panjang kawasan tersebut dalam menarik perusahaan penghuni di sektor-sektor prioritas. Selain itu, paket insentif bisnis yang ditawarkan, termasuk tarif pajak penghasilan badan sebesar 0 persen selama 49 tahun dan kebijakan repatriasi laba tanpa batasan, menjadi faktor yang turut menarik perhatian juri.
Ayaz Baetov, Wakil Ketua Pertama Management Council Tamchy SFIT, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan internasional terhadap visi pengembangan kawasan sebagai pusat keuangan generasi baru.
"Menempati peringkat pertama di Asia Pasifik dan kedua di dunia pada tahap yang begitu awal dalam pengembangan Tamchy SFIT merupakan pengakuan internasional yang penting atas visi kami. Kami sedang membangun yurisdiksi keuangan generasi baru yang memadukan kepastian praktik hukum internasional yang telah mapan dengan kecepatan, fleksibilitas, dan infrastruktur digital yang semakin diharapkan oleh pelaku usaha global," ujar Baetov.
Global Free Zones of the Year Awards merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan fDi Intelligence, divisi khusus Financial Times yang berfokus pada investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI). Penghargaan ini menilai dan memeringkat zona bebas di berbagai negara berdasarkan sejumlah kategori utama.
Kategori Rising Star secara khusus ditujukan untuk mengapresiasi zona-zona terbaik yang baru didirikan. Penilaian mencakup potensi pengembangan, bukti awal minat investor, serta keunggulan strategis yang ditawarkan kepada pelaku usaha. Posisi Tamchy SFIT dalam pemeringkatan tahun ini menunjukkan daya tarik model pengembangan kawasan tersebut di tengah persaingan global untuk menarik investasi.

Tamchy SFIT dibentuk berdasarkan undang-undang pada Juli 2025 dan diresmikan oleh Presiden Republik Kirgizstan Sadyr Japarov pada 3 Juli 2026, kurang dari satu tahun setelah pembentukannya. Kawasan ini dibangun dari nol dengan mengadopsi prinsip English Common Law atau sistem hukum yang berakar pada tradisi hukum Inggris.
Untuk mendukung kegiatan usaha internasional, Tamchy SFIT memiliki regulator keuangan tersendiri, International Dispute Resolution Centre, serta sistem registrasi digital terpadu atau single-window digital registrar. Infrastruktur kelembagaan tersebut dirancang untuk memberikan kepastian hukum, mempermudah proses administrasi, dan meningkatkan efisiensi bagi perusahaan yang ingin menjalankan kegiatan bisnis lintas negara.
Dari sisi perpajakan, kawasan ini menawarkan rezim khusus berupa tarif 0 persen untuk laba, dividen, keuntungan modal (capital gain), dan pajak pertambahan nilai (PPN) selama 49 tahun. Tamchy SFIT juga membuka peluang kepemilikan asing hingga 100 persen serta memberikan keleluasaan bagi investor untuk memindahkan laba ke luar kawasan tanpa batasan.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, Tamchy SFIT diarahkan untuk menjadi tempat beroperasinya beragam jenis usaha, mulai dari dana investasi, family office, perusahaan induk, dan perusahaan perdagangan internasional hingga perusahaan teknologi finansial (fintech) serta bisnis berbasis inovasi lainnya.
Kawasan seluas 6.000 hektare di tepi Danau Issyk-Kul itu juga dikembangkan dengan konsep ekosistem terpadu yang menggabungkan kegiatan bisnis, hunian, dan kebugaran (wellness). Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas usaha sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor dan tenaga profesional internasional.
Saat ini, pusat bisnis kelas A atau Grade A telah beroperasi dengan menyediakan ruang perkantoran modern dan fasilitas pertemuan. Lokasinya berdekatan dengan Bandara Internasional Issyk-Kul, yang berada dalam jarak berjalan kaki dari distrik bisnis. Konektivitas tersebut menjadi salah satu fasilitas pendukung bagi mobilitas pelaku usaha dan investor internasional.
Pengembangan infrastruktur kawasan juga terus berlanjut. Sebanyak lima bangunan tambahan, termasuk pusat bisnis kedua yang diperuntukkan bagi perusahaan penghuni serta dua gedung perkantoran, ditargetkan rampung pada akhir 2026. Penambahan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kawasan dalam menampung perusahaan yang terus bertambah.
Pada saat peluncuran, perusahaan penghuni pertama yang terdaftar di Tamchy SFIT berasal dari Swiss, Korea Selatan, Hong Kong, Kazakhstan, dan Uni Emirat Arab. Kehadiran perusahaan dari sejumlah negara tersebut mencerminkan mulai terbentuknya basis investor internasional di kawasan itu.
Selain perusahaan yang telah terdaftar, lebih dari 30 perusahaan lainnya saat ini sedang menyelesaikan proses registrasi melalui sistem layanan digital satu pintu atau one-stop-shop. Sistem ini dirancang untuk menyederhanakan prosedur pendaftaran sekaligus memberikan kemudahan bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan fasilitas dan insentif yang tersedia.
Pencapaian dalam Global Free Zones of the Year Awards 2026 memperkuat posisi Tamchy SFIT sebagai salah satu kawasan investasi keuangan baru yang patut diperhitungkan di tingkat internasional. Dengan dukungan kerangka hukum, insentif perpajakan, infrastruktur digital, serta pembangunan fasilitas bisnis yang berkelanjutan, kawasan ini berupaya menarik lebih banyak perusahaan dan memperluas perannya dalam ekosistem keuangan global.