Highlights
- Harga BBM Pertamina dan swasta tidak berubah memasuki 2 November 2026, tanpa penyesuaian di awal bulan
- Pasar minyak kembali beroperasi pada perdagangan Senin (2/11) setelah libur akhir pekan, harga acuan masih penutupan Jumat (30/10)
- Kontrak Brent Desember berakhir di US$117,64; acuan aktif baru Januari 2027 ditutup di US$113,43 per barel
- WTI ditutup menguat 2,08 persen ke US$104,12 per barel; ICP September 2026 tetap US$112,81
- Selisih harga Pertamina vs swasta sangat tipis, hanya Rp180-Rp220 per liter
Daftar Isi: Harga BBM Pertamina | BBM Swasta | Minyak Dunia | Perbandingan Asia | Pertamina vs Swasta | Tips Hemat BBM | FAQ
Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin, 2 November 2026
Harga BBM Pertamina pada Senin, 2 November 2026 masih mengikuti penyesuaian terakhir yang berlaku sejak 2 September 2026 untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (PBBKB 5 persen). Memasuki November 2026, Pertamina memutuskan tidak melakukan penyesuaian harga, sehingga tidak ada perubahan untuk seluruh lini produk, baik bensin maupun diesel. Untuk produk bersubsidi yakni Pertalite dan Biosolar, Pertamina Patra Niaga memastikan harga tidak akan naik hingga akhir tahun 2026 sesuai arahan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
| Jenis BBM | Harga/Liter | Keterangan |
|---|---|---|
| Biosolar (Subsidi) | Rp6.800 | Tetap (subsidi) |
| Pertalite | Rp10.000 | Tetap (subsidi) |
| Pertamax | Rp15.950 | Tetap (non-subsidi) |
| Pertamax Green 95 | Rp19.150 | Tetap (non-subsidi) |
| Pertamax Turbo | Rp19.600 | Tetap (non-subsidi) |
| Dexlite | Rp23.700 | Tetap (non-subsidi) |
| Pertamina Dex | Rp25.200 | Tetap (non-subsidi) |
Produk non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex juga bertahan di level yang sama. Konsumen di luar wilayah Jabodetabek dapat menyesuaikan dengan komponen PBBKB daerah masing-masing yang membuat harga sedikit berbeda antarprovinsi.
Harga BBM Swasta: BP, Shell, dan Vivo
Persaingan harga di segmen BBM non-subsidi pada Senin, 2 November 2026 tetap kompetitif. BP-AKR, Shell Indonesia, dan Vivo Energy tidak mengubah daftar harga produknya memasuki November 2026. Perlu dicatat, Shell Indonesia hanya menjual produk diesel yaitu V-Power Diesel, sementara lini bensinnya tidak tersedia di pasar domestik.
| Produk | Harga/Liter | Perubahan |
|---|---|---|
| BP 92 | Rp16.130 | Tetap |
| Vivo Revvo 92 | Rp16.130 | Tetap |
| BP Ultimate | Rp19.330 | Tetap |
| Vivo Revvo 95 | Rp19.330 | Tetap |
| Shell V-Power Diesel | Rp25.420 | Tetap |
| BP Ultimate Diesel | Rp25.420 | Tetap |
| Vivo Primus Plus (Diesel) | Rp25.420 | Tetap |
Produk diesel dari ketiga operator swasta berada di harga yang sama yakni Rp25.420 per liter, sedangkan Vivo Revvo 95 dan BP Ultimate yang menyasar segmen RON 95 juga kompak di Rp19.330 per liter.
Harga Minyak Dunia Hari Ini
Pasar minyak dunia kembali beroperasi pada perdagangan Senin (2/11/2026) setelah libur akhir pekan. Harga acuan pagi ini masih mengikuti penutupan perdagangan terakhir, Jumat (30/10/2026), ketika minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup menguat 2,08 persen di level US$104,12 per barel. Pada perdagangan yang sama, kontrak Brent pengiriman Desember mengakhiri masa perdagangannya setelah ditutup menguat 2,4 persen di US$117,64 per barel.
| Jenis Minyak Mentah | Harga (US$/Barel) | Perubahan |
|---|---|---|
| WTI (West Texas Intermediate) | US$104,12 | Tetap (libur akhir pekan) |
| Brent Crude (Kontrak Januari 2027) | US$113,43 | Tetap (libur akhir pekan) |
| ICP (Indonesian Crude Price) | US$112,81 | September 2026 (data ESDM) |
Perlu dicatat, kontrak Brent pengiriman Desember telah berakhir pada Jumat tersebut. Kontrak yang kini menjadi acuan aktif pasar adalah Brent pengiriman Januari 2027, yang ditutup naik US$2,63 ke level US$113,43 per barel. Menjelang pembukaan perdagangan Senin, situs data internasional menampilkan Brent di sekitar US$113,40 per barel, sehingga angka itulah yang menjadi patokan pada tabel di atas. Adapun WTI masih memakai kontrak pengiriman Desember yang aktif hingga 20 November 2026.
Penguatan harga menjelang akhir pekan ditopang memanasnya Selat Hormuz. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melaporkan sebuah kapal tanker minyak terbakar setelah menabrak ranjau saat mencoba melintasi jalur terlarang di Selat Hormuz pada Jumat (30/10), insiden keempat yang melibatkan kapal tanker di jalur strategis tersebut. UK Maritime Trade Operations (UKMTO) sebelumnya melaporkan sebuah kapal tanker terkena bahan peledak yang dipasang dari kapal kecil, serangan pertama yang berhasil memakai ranjau magnetik sejak perang AS-Iran dimulai pada Februari 2026.
Perdagangan pekan ini akan diwarnai sentimen utama berupa pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada Selasa (3/11/2026) serta kemungkinan eskalasi militer AS terhadap Iran setelahnya. Sepanjang Oktober 2026, harga minyak menguat tajam dan mengakhiri bulan dengan kenaikan bulanan dua digit di tengah berlanjutnya konflik.
Di sisi lain, Kementerian ESDM menetapkan Indeks Harga Minyak Indonesia (ICP) periode September 2026 sebesar US$112,81 per barel, melonjak US$23,38 dari posisi Agustus 2026 yang tercatat US$89,43 per barel. Rilis ICP Oktober 2026 dijadwalkan terbit pada awal November, sementara level ICP terakhir masih jauh di atas asumsi APBN 2026 sebesar US$70 per barel, memberi ruang fiskal positif bagi pemerintah sekaligus menjadi pertimbangan bagi perubahan harga produk non-subsidi pada penyesuaian berikutnya.
Perbandingan Harga BBM di Asia
Berikut perbandingan harga bensin dan solar di sembilan negara Asia dengan konversi memakai kurs tengah Bank Indonesia Rp18.128 per dolar AS per 30 Oktober 2026. Kurs terbaru Senin pagi belum terbit, sehingga konversi masih memakai kurs perdagangan Jumat. Untuk Indonesia, harga yang dipakai adalah Pertalite dan Biosolar yang merupakan harga yang dibayar konsumen.
| Negara | Bensin (US$/L) | Bensin (Rp/L) | Solar (US$/L) | Solar (Rp/L) |
|---|---|---|---|---|
| Indonesia (Pertalite) | US$0,55 | Rp10.000 | US$0,38 | Rp6.800 |
| Malaysia (RON 95 subsidi) | US$0,49 | Rp8.880 | US$1,29 | Rp23.390 |
| Vietnam (RON 95) | US$1,12 | Rp20.300 | US$1,14 | Rp20.670 |
| India (Delhi) | US$1,14 | Rp20.670 | US$1,03 | Rp18.670 |
| Jepang | US$1,08 | Rp19.580 | US$1,01 | Rp18.310 |
| Filipina | US$1,41 | Rp25.560 | US$1,49 | Rp27.010 |
| Korea Selatan | US$1,41 | Rp25.560 | US$1,40 | Rp25.380 |
| Thailand | US$1,51 | Rp27.370 | US$1,28 | Rp23.200 |
| Singapura | US$2,48 | Rp44.960 | US$2,83 | Rp51.300 |
Indonesia menjadi negara dengan bensin termurah kedua di Asia setelah Malaysia berkat subsidi Pertalite. Hanya Malaysia yang lebih murah untuk bensin lewat RON 95 skema subsidi, sementara jarak Indonesia dengan negara-negara lain sangat lebar. Singapura tetap menjadi yang termahal dengan bensin menembus Rp44.960 per liter.
Untuk produk solar, posisi Indonesia justru paling murah berkat subsidi Biosolar Rp6.800 per liter. Malaysia yang unggul di bensin justru mencatat harga solar subsidi jauh lebih tinggi, sementara negara-negara industri seperti Korea Selatan dan Jepang berada di kisaran Rp18.000-Rp25.000 per liter.
Perbandingan Harga BBM Pertamina vs Swasta
Jarak harga antara produk Pertamina dan operator swasta pada Senin, 2 November 2026 tetap sangat tipis. Konsumen yang mencari RON 92 hanya perlu membayar selisih Rp180 per liter jika memilih produk swasta, dan selisih yang sama berlaku di segmen RON 95.
| Kategori | Pertamina | Swasta (BP/Vivo) | Selisih |
|---|---|---|---|
| RON 92 | Rp15.950 (Pertamax) | Rp16.130 (BP 92 / Vivo Revvo 92) | Rp180 |
| RON 95 | Rp19.150 (Pertamax Green 95) | Rp19.330 (BP Ultimate / Vivo Revvo 95) | Rp180 |
| Diesel | Rp25.200 (Pertamina Dex) | Rp25.420 (BP / Shell / Vivo) | Rp220 |
Dengan selisih yang tipis, pilihan konsumen lebih banyak ditentukan oleh lokasi SPBU, program loyalitas, dan kualitas layanan ketimbang harga. Produk diesel swasta sedikit lebih mahal Rp220 per liter dibandingkan Pertamina Dex, namun kerap disertai promo tertentu.
Tips Hemat BBM
- Atur kecepatan konstan — berkendara stabil di 60-80 km/jam menghemat konsumsi bensin hingga 15 persen dibandingkan gaya mengemudi agresif.
- Rutin servis berkala — filter udara dan busi yang kotor membuat konsumsi BBM boros hingga 10 persen.
- Cek tekanan ban — ban kempes menambah hambatan gulir dan membuat mesin bekerja lebih berat.
- Manfaatkan program loyalitas — poin dan cashback dari aplikasi SPBU serta dompet digital bisa menekan pengeluaran rutin.
- Hindari beban berlebih — barang bawaan yang tidak perlu menambah bobot kendaraan dan konsumsi bahan bakar.
FAQ Seputar Harga BBM
Apakah harga BBM Pertamina berubah hari ini?
Tidak. Harga seluruh produk Pertamina pada Senin, 2 November 2026 tetap mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak 2 September 2026, mulai dari Pertalite Rp10.000 hingga Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Sampai kapan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik?
Pertamina Patra Niaga memastikan harga kedua produk subsidi tersebut tidak naik hingga akhir tahun 2026 sesuai arahan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Mengapa harga Brent di tabel berbeda dengan hari sebelumnya?
Kontrak Brent pengiriman Desember 2026 berakhir pada perdagangan Jumat (30/10) dan digantikan kontrak Januari 2027 sebagai acuan aktif pasar. Kontrak baru tersebut ditutup di US$113,43 per barel, sementara kontrak Desember menutup perdagangan terakhirnya di US$117,64. Situs data internasional kini menampilkan Brent di sekitar US$113 per barel, sehingga angka tersebut yang dipakai sebagai acuan perdagangan pekan ini.
Apa itu ICP dan berapa nilainya untuk September 2026?
ICP atau Indonesian Crude Price adalah acuan harga minyak mentah Indonesia yang ditetapkan Kementerian ESDM. Untuk September 2026, ICP berada di US$112,81 per barel, naik US$23,38 dari Agustus. Rilis untuk Oktober 2026 dijadwalkan terbit pada awal November ini.
Mana yang lebih hemat, BBM Pertamina atau swasta?
Secara harga hampir sama. Selisihnya hanya Rp180 per liter untuk bensin RON 92 dan RON 95, serta Rp220 per liter untuk diesel. Pilihan bisa disesuaikan dengan lokasi SPBU dan program promo yang tersedia.
Key Takeaways
- Harga BBM Pertamina dan swasta stabil, tidak ada penyesuaian memasuki 2 November 2026
- Pasar minyak kembali beroperasi pada perdagangan Senin (2/11) setelah libur akhir pekan, acuan masih penutupan Jumat (30/10)
- Kontrak Brent Desember berakhir di US$117,64; acuan aktif Januari 2027 ditutup di US$113,43 per barel
- WTI ditutup menguat ke US$104,12 per barel; ICP September 2026 tetap US$112,81 di atas asumsi APBN US$70
- Pertalite dan Biosolar dijamin tidak naik hingga akhir 2026