INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Citigroup Inc. memperkuat ekspansi bisnis pasar modal di China setelah mengantongi persetujuan China Securities Regulatory Commission (CSRC) untuk mendirikan perusahaan sekuritas yang sepenuhnya dimiliki perseroan. Langkah ini membuka jalan bagi Citi untuk memperluas layanan penjaminan emisi, perdagangan saham, hingga riset sekuritas di pasar domestik China.
Persetujuan yang diumumkan pada 23 Oktober 2026 tersebut diberikan untuk pendirian Citigroup Securities (China) Company Limited (CSCCL), yang akan berkantor pusat di Shanghai. Kehadiran entitas ini menjadi bagian dari strategi Citi memperdalam penetrasi di pasar modal China sekaligus memperkuat konektivitas antara investor domestik dan pasar keuangan global.
Melalui lisensi sekuritas onshore tersebut, Citi dapat menawarkan layanan perantara pedagang efek (equities brokerage), penjaminan emisi sekuritas (securities underwriting), riset sekuritas, konsultasi investasi, serta perdagangan saham, obligasi, reksa dana, dan instrumen keuangan lainnya di pasar domestik China.
Citi masih harus menyelesaikan prosedur regulasi yang diwajibkan sebelum perusahaan sekuritas tersebut mulai beroperasi. Jika seluruh tahapan rampung, CSCCL akan melengkapi layanan pasar modal domestik dengan kapabilitas offshore yang telah dimiliki Citi.
Chair and Chief Executive Officer Citi Jane Fraser mengatakan, persetujuan tersebut memungkinkan perseroan memperluas layanan kepada nasabah di salah satu pasar strategisnya.
“Citi telah melayani klien di Tiongkok selama hampir 125 tahun, dan kami menghargai dukungan dari para regulator yang memungkinkan kami memperluas penawaran di pasar yang penting ini,” ujar Fraser.
Menurut dia, penambahan kapabilitas onshore akan memperkuat kemampuan Citi dalam membantu klien menghimpun modal, menjangkau investor, dan melakukan transaksi di pasar lokal, sekaligus membuka akses terhadap peluang investasi di berbagai negara.
Ekspansi tersebut memiliki basis bisnis yang telah terbentuk. Citi menyatakan telah melayani sekitar 70% perusahaan dalam daftar Fortune 500 yang beroperasi di China. Melalui unit Corporate & Investment Bank, perseroan juga bekerja sama dengan ratusan perusahaan besar lokal dan klien sektor publik, serta melayani perusahaan skala menengah melalui unit Commercial Bank.
Basis nasabah korporasi dan institusional tersebut menjadi salah satu modal Citi untuk mengembangkan bisnis sekuritas di China. Dengan layanan domestik yang lebih lengkap, perseroan berpeluang memperluas keterlibatan dalam kebutuhan pendanaan perusahaan, transaksi pasar modal, serta aktivitas perdagangan efek kliennya.
Dari sisi penghimpunan dana, Citi mengklaim telah membantu klien asal China menggalang dana lebih dari US$40 miliar di pasar modal global. Selama ini, kemampuan tersebut ditopang layanan penjaminan emisi utang dan ekuitas serta konsultasi merger dan akuisisi lintas negara.
Lisensi baru itu akan memperluas cakupan layanan Citi melalui penjaminan emisi di pasar modal domestik China. Dengan demikian, perseroan tidak hanya menghubungkan penerbit efek China dengan investor global, tetapi juga dapat memperkuat partisipasinya dalam aktivitas pasar modal di dalam negeri.
China Country Officer and Banking Head Citi Wenjie Zhang mengatakan, perusahaan sekuritas baru tersebut akan menjadi bagian penting dari strategi bisnis perseroan di China.
“Kehadirannya akan memperkaya dan meningkatkan kapabilitas kami dalam melayani klien. Kami akan berfokus untuk membangun tim lokal berkaliber tinggi dan memanfaatkan jaringan global kami untuk mendukung pengembangan pasar modal domestik,” kata Zhang.
Citi memiliki sejarah panjang di China dan menjadi salah satu bank internasional pertama yang mendirikan entitas lokal di negara tersebut pada 1902. Selama lebih dari satu abad, perseroan melayani perusahaan lokal yang mencari peluang pertumbuhan serta perusahaan multinasional yang ingin mengakses pasar China.
Pendirian CSCCL menandai perluasan strategi Citi dari layanan perbankan dan pasar modal lintas negara menuju keterlibatan yang lebih langsung di pasar sekuritas domestik. Bagi perseroan, langkah ini berpotensi memperbesar ruang bisnis dari basis nasabah korporasi yang sudah ada.
Namun, dampak ekspansi terhadap kinerja bisnis Citi akan bergantung pada penyelesaian proses perizinan, kesiapan operasional, dan kemampuan perusahaan sekuritas tersebut merebut transaksi di tengah persaingan industri pasar modal China. Persetujuan regulator menjadi pintu masuk strategis, sedangkan kontribusi terhadap pendapatan baru dapat dinilai setelah CSCCL mulai beroperasi dan membangun aktivitas bisnisnya.