INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Prominent Awards 2026. Ketiga penghargaan tersebut adalah Excellence in Sharia Health Protection Ecosystem, Excellence in Sharia Insurance Transformation Leadership, serta Excellence in Sharia Financial Literacy & Community Empowerment.

Rangkaian penghargaan tersebut mencerminkan berbagai upaya Prudential Syariah dalam memperkuat ekosistem perlindungan kesehatan, mendorong transformasi bisnis berbasis syariah, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Penghargaan Excellence in Sharia Health Protection Ecosystem diberikan atas pengembangan ekosistem perlindungan kesehatan Prudential Syariah yang mencakup akses layanan, solusi perlindungan, hingga pendampingan bagi Peserta.

Saat ini, Prudential Syariah didukung lebih dari 1.700 rumah sakit rekanan PRUPriority Hospital yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ekosistem tersebut juga diperkuat dengan sejumlah solusi kesehatan dan penyakit kritis, di antaranya PRUWell Medical Syariah, PRUSehat Syariah, dan PRUCritical Amanah.

Dari sisi layanan, Peserta juga memperoleh pendampingan melalui PRUCare Advisor, PRUMedical Network, dan PRUHealth Friend yang dirancang untuk mendampingi perjalanan Peserta mulai dari tahap pencegahan hingga pemulihan.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, mengatakan strategi perusahaan dalam memperkuat perlindungan bertumpu pada inovasi produk, perluasan distribusi, dan penguatan layanan.

“Strategi kami sederhana: inovasi dan menghadirkan manfaat produk sesuai kebutuhan Peserta. Kami merancang solusi perlindungan kesehatan yang mudah dipahami, memperluas kanal distribusi melalui keagenan maupun bancassurance agar akses semakin dekat," kata Iskandar Ezzahuddin.

Menurut Iskandar, transformasi layanan digital juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemudahan bagi Peserta. Salah satunya dilakukan melalui PRUServices yang memungkinkan Peserta mengakses berbagai kebutuhan layanan, termasuk pengajuan klaim dan pembaruan polis secara lebih mudah.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat ketiga hal tersebut: produk, distribusi, dan layanan agar dapat memberikan dampak dan nilai-nilai syariah yang berkelanjutan bagi Peserta,” ujarnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Janji, Jadi Nyata,  yang menekankan pentingnya memastikan manfaat perlindungan dapat dirasakan Peserta dan keluarga, khususnya ketika berada pada kondisi yang membutuhkan perlindungan.

Selain penghargaan untuk ekosistem kesehatan, Iskandar Ezzahuddin juga menerima penghargaan Excellence in Sharia Insurance Transformation Leadership atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi Prudential Syariah.

Sepanjang 2025, Prudential Syariah mencatat kontribusi bruto sebesar Rp4,2 triliun atau tumbuh 9% secara tahunan. Pada periode yang sama, kontribusi bisnis baru tumbuh 31%, sementara aset perusahaan meningkat 20% menjadi Rp8 triliun.

Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan penguatan inovasi produk, pengembangan layanan digital, serta perluasan akses distribusi melalui berbagai kanal.

Di sisi lain, penghargaan Excellence in Sharia Financial Literacy & Community Empowerment diberikan atas kontribusi Prudential Syariah dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah.

Hingga kuartal III 2026, lebih dari 240 ribu individu telah menerima manfaat dari berbagai program literasi dan inklusi keuangan yang dijalankan perusahaan melalui kolaborasi dengan organisasi Muslim, universitas, serta komunitas di berbagai wilayah Indonesia.

Inisiatif tersebut turut diperkuat melalui Sharia Knowledge Centre, sebuah platform berbasis website yang dapat diakses masyarakat secara gratis sebagai salah satu rujukan untuk mempelajari ekonomi dan keuangan syariah.

Iskandar menegaskan, tiga penghargaan yang diterima Prudential Syariah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawabnya kepada Peserta dan masyarakat.

“Ketiga penghargaan ini bukan garis akhir, melainkan pengingat atas tanggung jawab kami sebagai pemimpin pasar. Kami akan terus memperkuat perlindungan yang relevan bagi Peserta sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang berkelanjutan,” tutup Iskandar.