INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah berjalan sejak 10 Februari 2025.

Program yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat pemerintah tersebut diarahkan untuk memperluas deteksi dini sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengatakan penguatan program dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi komprehensif yang telah dilaksanakan sepanjang 2025. 

Evaluasi tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah untuk meningkatkan sistem layanan CKG agar semakin efektif dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Dengan sistem yang semakin mumpuni, target terukur pada tahun 2026 untuk menjangkau 130 juta jiwa atau 46 persen populasi Indonesia,” ujar Widyawati.

Hingga pertengahan 2026, capaian program menunjukkan perkembangan positif. Lebih dari 89 juta penduduk tercatat telah memanfaatkan layanan CKG di berbagai wilayah Indonesia.

Kemenkes memastikan pengembangan program tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah penerima layanan. Aspek mutu pemeriksaan, kenyamanan masyarakat selama menjalani pemeriksaan, serta pemerataan akses kesehatan juga menjadi perhatian pemerintah.

“Capaian positif terus tercatat,” kata Widyawati.

Ke depan, Kemenkes berkomitmen mengawal pelaksanaan CKG agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara merata. Penguatan layanan tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Program CKG pun diharapkan tidak berhenti sebagai layanan pemeriksaan kesehatan semata, tetapi menjadi instrumen penting untuk mendorong budaya deteksi dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya.