INDUSTRY.co.id - Jakarta, Produk buatan anak bangsa kembali melangkah ke panggung global. Dari Madiun, Jawa Timur, gerbong produksi PT INKA (Persero) dikirim menuju New Zealand, menandai keberlanjutan kiprah industri manufaktur dan transportasi Indonesia di pasar internasional.
Ekspor tersebut mendapat dukungan Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui fasilitas Penugasan Khusus Ekspor (PKE) senilai USD 8,5 juta.
Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian dari upaya negara memperkuat daya saing industri strategis nasional sekaligus mendorong produk Indonesia memenuhi standar pasar global.
Ekspor Gerbong ke New Zealand Dimulai dari Madiun
Kalimat tersebut menggambarkan bagaimana perjalanan produk industri nasional menuju pasar dunia berawal dari fasilitas produksi di dalam negeri.
Dalam proyek ini, LPEI memberikan dukungan melalui program National Interest Account (NIA) atau Penugasan Khusus Ekspor Alat Transportasi kepada PT INKA.
Dari total 341 unit gerbong yang menjadi bagian dari proyek tersebut, sebanyak 200 unit telah terkirim sepanjang Januari hingga Juli 2026.
“Kita sekarang lagi ada di INKA Madiun untuk melihat pengiriman langsung gerbong ke New Zealand. Indonesia Eximbank mendukung proyek strategis ini melalui program National Interest Account atau Penugasan Khusus Ekspor Alat Transportasi," tulis admin akun resmi Instagram @kemenkeuri.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT INKA (Persero), Prihanto Herbowo, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pembiayaan ekspor dari LPEI yang turut membantu INKA menyelesaikan proyek tersebut sesuai target.
“Hari ini kami ada pengiriman wagon ke New Zealand. Kami berterima kasih kepada LPEI atas dukungan pembiayaan ekspornya sehingga kami dapat dengan tepat waktu menyelesaikan 250 unit wagon dari 341 unit ya yang akan dikirimkan ekspor ke New Zealand. Semoga kerja sama dan sinergi dapat terjalin ke depannya dan LPEI dapat mendukung seluruh proyek strategis di PT INKA,” ujar Prihanto.
Ekspor gerbong ini bukan sekadar tentang mengirim produk dari Indonesia ke negara lain. Di balik setiap wagon yang berangkat, terdapat aktivitas industri yang melibatkan komponen lokal, tenaga kerja, manufaktur, hingga rantai pasok nasional.
Karena itu, dukungan terhadap ekspor produk strategis nasional memberikan efek berantai bagi perekonomian. Industri komponen lokal ikut bergerak, kesempatan kerja terbuka, dan ekosistem manufaktur dalam negeri mendapatkan ruang untuk terus tumbuh.
Sinergi antara LPEI dan INKA juga menunjukkan bagaimana kehadiran negara melalui #UangKita dapat diarahkan untuk memperkuat kapasitas industri nasional agar semakin percaya diri menghadapi persaingan global.
Gerbong-gerbong itu kini meninggalkan Madiun menuju New Zealand. Namun yang ikut bergerak bersamanya bukan hanya produk manufaktur, melainkan juga cerita tentang kemampuan industri Indonesia untuk berkarya, memenuhi standar internasional, dan membawa nama Indonesia ke pasar dunia.