INDUSTRY.co.id - Jakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi konser internasional. Musisi dan ikon budaya global YE, yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West, dipastikan akan menggelar konser perdananya di Indonesia melalui YE Live in Jakarta 2026 pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Konser yang dipromotori Raw Vision Collective tersebut sekaligus menandai Jakarta sebagai satu-satunya kota di Asia Tenggara yang masuk dalam jadwal resmi tur global YE tahun ini. 

Kehadiran Indonesia dalam rangkaian tur tersebut dinilai menjadi tonggak penting bagi industri hiburan nasional.

CEO Raw Vision Collective, Micha Ananda, mengatakan konser ini bukan sekadar menghadirkan salah satu musisi paling berpengaruh di dunia, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah pertunjukan musik berstandar internasional.

"Menghadirkan YE ke Jakarta bukan hanya tentang membawa salah satu musisi paling berpengaruh di dunia ke Indonesia, tetapi juga tentang menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah bagi pertunjukan musik berstandar internasional," ujar Micha.

Senada dengan itu, Dewi Gontha dari Big Jar menilai Indonesia memiliki pasar dan infrastruktur yang semakin siap menyambut konser berskala global sehingga penggemar tidak selalu harus bepergian ke luar negeri untuk menyaksikan artis internasional.

Penyelenggara memastikan konser akan menghadirkan Globe Stage, konsep panggung 360 derajat yang telah menjadi identitas visual pertunjukan YE di berbagai negara. 

Dengan desain melingkar, penonton dari berbagai sisi stadion disebut akan memperoleh pengalaman menyaksikan pertunjukan yang lebih imersif.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan produksi yang dihadirkan di Jakarta akan mengusung standar yang sama dengan konser-konser YE di luar negeri.

"Apa yang kita lihat online, yang viral setiap kali ada posting-an tentang konser YE, itu yang akan ada di GBK," kata Karen.

Ia menambahkan, seluruh elemen produksi utama, mulai dari tata cahaya, sistem laser, visual hingga teknologi piroteknik, akan dibawa langsung oleh tim YE.

"Semua produksi yang ada di luar negeri akan dibawa ke GBK. Tim YE sendiri memastikan pengunjung dan penggemar akan mendapatkan pengalaman terbaik sekaligus menjadi bagian dari momen bersejarah ini,” ujarnya.

Pemilihan Stadion Utama GBK sebagai lokasi konser juga tidak lepas dari sejarah panjang venue tersebut sebagai tempat penyelenggaraan berbagai agenda olahraga dan hiburan dunia.

Chief Executive Officer Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi Kusumo, mengungkapkan pihaknya memperkenalkan rekam jejak GBK kepada tim YE sebelum keputusan lokasi ditetapkan.

"Kami ceritakan masa lalu seperti ada Rolling Stones. Rolling Stones pernah mengadakan konser di Stadion Utama GBK. Kemudian Muhammad Ali pernah bertinju di tengah-tengah GBK. Itu merupakan salah satu petinju yang Kanye West juga suka," ujar Rakhmadi.

Menurutnya, sejarah tersebut menjadi salah satu pertimbangan yang memperkuat keyakinan tim YE memilih Jakarta sebagai lokasi konser. Pihak GBK pun menyatakan siap mendukung penyelenggaraan acara agar berlangsung aman dan lancar.

Dengan kapasitas lebih dari 77.000 penonton, konser ini diproyeksikan menarik penggemar dari berbagai negara di Asia hingga Australia. 

Selain menjadi momentum bagi industri musik nasional, kehadiran YE juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

Tiket resmi YE Live in Jakarta 2026 mulai dijual pada 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB melalui situs resmi yejakarta.com dengan Loket.com sebagai mitra penjualan resmi. 

Harga tiket dibanderol mulai Rp1.875.000, disertai opsi pembayaran cicilan dan paket bundling hotel bagi penggemar dari luar kota maupun luar negeri.

Penyelenggara mengimbau masyarakat hanya membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan, praktik percaloan, maupun jasa titip yang tidak berwenang.