INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Diva pop Indonesia Ruth Sahanaya kembali menyapa pencinta musik lewat karya terbaru. Setelah sekitar delapan tahun tidak merilis album solo, penyanyi yang akrab disapa Uthe atau Mama Uthe itu menghadirkan mini album atau EP bertajuk “Merindu”.
Tak hanya menawarkan warna musik yang lebih segar, EP Merindu juga memiliki rilisan fisik istimewa. Sang suami sekaligus manajer dan produser eksekutif, Jeffry Waworuntu, menyiapkan album tersebut dalam format vinyl atau piringan hitam secara terbatas.
Menariknya, vinyl EP Merindu hanya akan dicetak sebanyak 100 keping dengan sistem penomoran seri mulai dari nomor 001 hingga 100.
“Saya juga mau memberikan pengumuman bahwa album EP Merindu ini akan kami cetak di vinyl. Format fisik khusus ini dirancang menggunakan sistem penomoran seri mulai dari nomor 001 hingga 100,” kata Jeffry Waworuntu dalam peluncuran EP Merindu di kawasan Senayan, Jakarta (01/09/2026).
Rilisan vinyl tersebut ternyata bukan sekadar pelengkap album. Bagi Ruth Sahanaya, kehadiran karya dalam format piringan hitam merupakan salah satu cita-cita lama yang akhirnya terwujud.
Jeffry bahkan menyerahkan secara simbolis draf piringan hitam yang telah dicetak kepada Ruth Sahanaya dalam acara peluncuran. Momen tersebut sekaligus menjadi kejutan spesial untuk sang penyanyi bertepatan dengan perayaan hari lahirnya yang jatuh pada 1 September.
Setelah sekitar delapan tahun menantikan album solo terbaru, Ruth kini membuka babak baru dalam perjalanan musiknya melalui EP Merindu.
“Di umurku yang sudah 60, ini (album Merindu) sangat berarti buat aku. Album ini tetap dengan karakter aku, tetapi juga kekinian,” ujar Ruth Sahanaya.
Ruth Sahanaya Eksplorasi City Pop hingga Latin
EP Merindu menjadi ruang bagi Ruth Sahanaya untuk mengeksplorasi warna musik yang belum banyak ia tampilkan dalam karya-karya sebelumnya.
Sejumlah lagu menghadirkan nuansa city pop yang lembut dan modern. Ada pula sentuhan musik dansa bernuansa Latin yang terdengar catchy dan lebih kekinian.
Meski mengeksplorasi genre baru, Ruth tetap mempertahankan karakter vokalnya yang telah menjadi identitas sepanjang karier. Satu lagu balada juga hadir sebagai jembatan antara warna musikal baru dengan karakter Ruth yang selama ini dikenal lewat lagu-lagu emosional.
“EP ini menjadi tantangan bagaimana aku menghadirkan musik yang berbeda, tetapi tetap sesuai dengan ciri aku,” kata Ruth.
Ia mengaku terlibat langsung dalam proses penggarapan EP tersebut, termasuk memilih lagu hingga mencermati lirik yang akan dinyanyikannya.
“Saya ikut langsung memilih lagu sampai memeriksa lirik-lirik dalam lagunya,” tuturnya.
Enam Lagu Mengisi EP Merindu
EP Merindu berisi total enam lagu. Dua di antaranya merupakan single yang sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik, yakni “Sebaris Lirik Cinta” dan “Pelangi”.
Sementara empat lagu lainnya menjadi materi baru yang akan didengarkan publik untuk pertama kalinya. Keempat lagu tersebut adalah “Pagi”, “Aku Tak Sanggup”, “Terserah Kamu”, dan “Aku Merindu” yang dipilih sebagai lagu utama.
Melalui enam lagu tersebut, Ruth ingin menghadirkan cerita dan perasaan yang tetap dekat dengan dirinya, sekaligus memberikan pengalaman musikal berbeda kepada para pendengar.
“Saya ingin EP ini menjadi ruang bagi saya untuk bereksplorasi, mencoba warna-warna musik baru yang belum pernah saya jajaki sebelumnya, tapi tetap dengan cerita dan perasaan yang jujur dari saya,” ungkapnya.
EP Merindu Dirilis 4 September 2026
Sebelum resmi dirilis, Ruth Sahanaya juga menggelar intimate listening party dengan melibatkan 20 pendengar terpilih dari Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, para pendengar diajak mengikuti aktivitas “Phone of Friends” dan “Drop Box” untuk memberikan tanggapan terhadap hasil akhir produksi lagu-lagu dalam EP Merindu.
Seluruh lagu dalam EP Merindu dijadwalkan tersedia di berbagai platform digital streaming musik mulai 4 September 2026.
Sementara itu, rilisan fisik dalam format vinyl akan mulai didistribusikan berdasarkan pemesanan pada November 2026.
Selain vinyl edisi terbatas, Ruth juga menyiapkan rangkaian Live Session yang akan ditayangkan secara bertahap melalui kanal YouTube pribadinya.
Kembalinya Ruth Sahanaya melalui EP Merindu menjadi penanda bahwa perjalanan musikal sang diva masih terus berkembang. Di tengah eksplorasi warna musik baru, Ruth tetap mempertahankan karakter vokal yang membuat namanya bertahan lintas generasi.