INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia semakin mengandalkan pendapatan berulang (recurring income) sebagai penopang kinerja di tengah persaingan industri properti. Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 5%–10% pada 2026 yang akan didukung ekspansi proyek baru serta optimalisasi aset yang telah dimiliki.
Strategi tersebut mulai membuahkan hasil. Pada kuartal I 2026, Paradise Indonesia membukukan pendapatan sebesar Rp326,90 miliar atau meningkat 14% secara tahunan (year on year). Kenaikan itu ditopang oleh seluruh lini usaha, terutama segmen komersial yang menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perusahaan.
Untuk memperkuat basis pendapatan berulang, Paradise Indonesia terus berekspansi ke kota-kota dengan prospek ekonomi yang dinilai menjanjikan. Pembukaan 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran kawasan komersial 88 Plaza Balikpapan menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas portofolio sekaligus menciptakan sumber pendapatan jangka panjang.
Presiden Direktur Paradise Indonesia Andri Hadi menegaskan setiap ekspansi dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan bisnis, bukan sekadar menambah jumlah proyek.
"Ekspansi kami selalu didasarkan pada prinsip menciptakan aset yang mampu menghasilkan nilai jangka panjang, bukan sekadar perluasan portofolio. Kehadiran 23 Semarang Shopping Center dan peluncuran komersial 88 Plaza Balikpapan adalah bagian strategi Paradise Indonesia menghadirkan destinasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di setiap kota tempat kami berinvestasi," ujar Andri Hadi.
Respons pasar terhadap proyek baru tersebut juga cukup tinggi. Sebanyak lebih dari 30.000 pengunjung memadati 23 Semarang Shopping Center pada hari pertama operasional. Sementara itu, penjualan unit ruko 88 Plaza Balikpapan telah mencapai sekitar 40% pada tahap awal pemasaran, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap proyek mixed-use di kota-kota regional.
Wakil Presiden Direktur Paradise Indonesia Surina mengatakan perusahaan tetap menjaga komposisi pendapatan berulang di level sekitar 70% sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
"Kami menargetkan recurring income tetap berada di kisaran 70%, dan proyek-proyek ini akan menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut ke depan," katanya.
Selain mengembangkan proyek baru, Paradise Indonesia juga mempercepat revitalisasi hotel dan pusat perbelanjaan yang telah beroperasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing aset, menarik lebih banyak penyewa, memperbaiki pengalaman pelanggan, serta mengoptimalkan produktivitas portofolio sehingga mampu menopang pertumbuhan pendapatan secara berkelanjutan.