Highlights Data Gaikindo 1H26
| Metrik | Data | Catatan |
| Wholesales Juni 2026 | 77.550 unit | +32,9% YoY vs Juni 2025 |
| Wholesales 1H26 | 436.564 unit | +15,9% YoY vs 1H25 |
| Target Tahunan 2026 | 850.000 unit | 51% tercapai di 1H26 |
| BYD Juni 2026 | 5.264 unit | Comeback ke Top 4 |
| Toyota Juni 2026 | 22.089 unit | Masih memimpin pasar |
| Retail Sales Juni 2026 | 74.507 unit | +19,6% MoM |
Sumber: Gaikindo, dikutip dari berbagai media nasional (Kompas, Bisnis, Kontan, Moladin).
Wholesales Juni 2026: 77.550 Unit, Pertumbuhan Tertinggi
Industri otomotif Indonesia mencatat pencapaian positif pada Juni 2026. Data Gaikindo mencatat penjualan wholesales mencapai 77.550 unit, naik 32,9% secara year-on-year (YoY) dibandingkan Juni 2025 yang hanya 58.363 unit.
Secara month-to-month (MoM), wholesales Juni 2026 naik 12% dari 69.219 unit pada Mei 2026. Ini menandai pertumbuhan selama tiga bulan berturut-turut setelah sempat melambat pada periode Ramadan/Lebaran.
Sementara itu, retail sales (penjualan ke konsumen akhir) Juni 2026 juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 19,6% menjadi 74.507 unit dari 61.810 unit pada Mei 2026.
| Bulan | Wholesales | MoM | YoY |
| Juni 2025 | 58.363 unit | - | - |
| Mei 2026 | 69.219 unit | - | - |
| Juni 2026 | 77.550 unit | +12% | +32,9% |
Menurut data Gaikindo, pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk peluncuran model baru dengan harga kompetitif dan pemulihan permintaan pasca-Lebaran.
Semester 1/2026: 436.564 Unit, Naik 15,9% YoY
Sepanjang semester pertama 2026 (Januari-Juni), penjualan wholesales mobil nasional mencapai 436.564 unit, meningkat 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (376.707 unit).
Rata-rata penjualan bulanan selama 1H26 berada di level ~72.800 unit, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata bulanan 1H25 yang hanya sekitar ~62.800 unit.
Peningkatan ini sebagian besar disebabkan oleh efek low base effect dari semester pertama 2025 yang lemah. Pada 1H25, realisasi penjualan hanya mencapai 47% dari target tahunan, sementara di 1H26 realisasinya sudah mencapai 51%.
| Periode | Total Wholesales | Rata-rata/Bulan | Realisasi Target |
| 1H25 (Jan-Jun 2025) | 376.707 unit | ~62.800 unit | 47% |
| 1H26 (Jan-Jun 2026) | 436.564 unit | ~72.800 unit | 51% |
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyatakan optimistis bahwa target penjualan tahunan 2026 sebesar 850.000 unit masih realistis untuk dicapai.
Target 850.000 Unit: 51% Sudah Tercapai di Semester 1
Gaikindo menargetkan penjualan mobil nasional tahun 2026 sebesar 850.000 unit, naik 5,76% dibandingkan realisasi 2025 sebesar 803.687 unit. Dengan capaian 436.564 unit di semester pertama, berarti 51% target sudah tercapai.
Capaian ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika realisasi 1H25 hanya mencapai 47% dari target 2025. Artinya, industri otomotif Indonesia berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target tahunan.
Namun, beberapa analis memproyeksikan semester kedua 2026 akan tumbuh dengan laju yang lebih moderat. Persaingan antarmerek semakin ketat, terutama dengan masuknya pemain baru seperti BYD dan Jaecoo yang terus menggerogoti pasar merek Jepang.
BYD Comeback: Dari 1.100 Unit ke 5.264 Unit dalam Sebulan
Sorotan utama Juni 2026 adalah comeback spektakuler BYD di pasar otomotif Indonesia. Setelah sempat terlempar dari 10 besar pada Mei 2026 dengan hanya sekitar 1.100 unit, BYD berhasil bangkit dengan penjualan 5.264 unit di Juni 2026.
Pencapaian ini membuat BYD menembus posisi 4 besar merek mobil terlaris di Indonesia Juni 2026, sekaligus menjadi merek Tiongkok terlaris mengalahkan Jaecoo dan merek Tiongkok lainnya.
Pemulihan BYD ini sebagian besar didorong oleh dimulainya distribusi BYD M6 DM, MPV plug-in hybrid (PHEV) pertama BYD di Indonesia yang dibanderol mulai Rp298 juta OTR Jakarta. Model ini langsung mendapat respons positif dari konsumen.
| Bulan | Wholesales BYD | Perubahan |
| Mei 2026 | ~1.100 unit | Turun signifikan |
| Juni 2026 | 5.264 unit | +378% MoM |
Selama semester pertama 2026, BYD berhasil menjual total 23.257 unit, mengalahkan Honda (20.673 unit) dan menempati posisi 5 besar merek terlaris.
Top 5 Merek Mobil Terlaris Semester 1/2026
Berdasarkan data wholesales Gaikindo, berikut 5 besar merek mobil terlaris di Indonesia sepanjang semester pertama 2026:
| Peringkat | Merek | Wholesales 1H26 | Catatan |
| 1 | Toyota | 133.928 unit | Masih memimpin pasar |
| 2 | Daihatsu | 73.545 unit | Konsisten di posisi 2 |
| 3 | Suzuki | 36.319 unit | Fronx masih jadi andalan |
| 4 | Mitsubishi Motors | 32.588 unit | Xpander masih dominan |
| 5 | BYD | 23.257 unit | Naik signifikan, salip Honda |
Honda yang sebelumnya konsisten di posisi 5 besar, kini turun ke posisi 6 dengan 20.673 unit. Sementara itu, merek Tiongkok lainnya seperti Jaecoo, Chery, dan Wuling juga menunjukkan pertumbuhan positif.
BYD M6 DM: PHEV Termurah Rp298 Juta
BYD M6 DM menjadi model kunci kebangkitan BYD di Indonesia. MPV 7-seater dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) ini diluncurkan pada Juni 2026 dengan harga mulai Rp298 juta untuk varian terendah (Classic Standard) hingga Rp390 juta untuk varian tertinggi (Cross Superior Captain) OTR Jakarta.
Dengan jarak tempuh hingga 1.000 km dalam satu pengisian penuh, BYD M6 DM menawarkan efisiensi yang menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga ramah lingkungan.
| Varian | Harga OTR Jakarta |
| BYD M6 DM Classic Standard | Rp298 juta |
| BYD M6 DM Cross Superior Captain | Rp390 juta |
Harga yang kompetitif ini menjadikan BYD M6 DM sebagai salah satu MPV PHEV termurah di Indonesia, dan menjadi ancaman serius bagi merek Jepang seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Suzuki Ertiga.
Faktor Pendorong Pertumbuhan Penjualan Mobil 2026
Gaikindo mengidentifikasi beberapa faktor utama yang mendorong pertumbuhan penjualan mobil di semester pertama 2026:
- Efek Low Base Effect: Semester pertama 2025 merupakan periode yang lemah karena dampak kenaikan harga BBM dan ketidakpastian ekonomi. Ini menciptakan dasar perbandingan yang rendah bagi pertumbuhan di 2026.
- Peluncuran Model Baru: Banyak pabrikan yang meluncurkan model baru dengan harga kompetitif, termasuk BYD M6 DM, Toyota Avanza facelift, dan Daihatsu Xenia terbaru.
- Persaingan Harga: Persaingan antarmerek semakin ketat, mendorong pabrikan untuk memberikan diskon dan promo menarik kepada konsumen.
- Pemulihan Permintaan: Setelah periode Ramadan/Lebaran, permintaan mobil mulai pulih seiring meningkatnya optimisme konsumen.
- Ekspansi Merek Tiongkok: Kehadiran BYD, Jaecoo, Chery, dan Wuling memberikan pilihan lebih banyak bagi konsumen dengan harga yang lebih terjangkau.
Prospek Semester 2/2026
Masuk ke semester kedua 2026, beberapa analis memproyeksikan pertumbuhan akan melambat. Yannes Mingka dari IndoPremier Sekuritas menilai bahwa pemulihan penjualan mobil belum merata, dan semester kedua cenderung lebih moderat.
Namun, target Gaikindo sebesar 850.000 unit di akhir tahun masih dinilai realistis. Dengan rata-rata penjualan bulanan yang perlu dipertahankan di level 68.900 unit untuk sisa 6 bulan ke depan, target ini bisa tercapai jika tidak ada gejolak ekonomi yang signifikan.
Faktor-faktor yang perlu diwaspadai di semester kedua antara lain:
- BI Rate yang masih berada di level 5,75% dapat mempengaruhi suku bunga kredit kendaraan (KKB)
- Harga bahan baku global yang masih fluktuatif
- Persaingan antarmerek yang semakin agresif
- Potensi kebijakan pemerintah terkait insentif kendaraan listrik
FAQ Penjualan Mobil Indonesia 2026
Wholesales mobil Indonesia Juni 2026 mencapai 77.550 unit, naik 32,9% YoY dari 58.363 unit pada Juni 2025.
Sepanjang Januari-Juni 2026, wholesales mencapai 436.564 unit, naik 15,9% YoY dari 376.707 unit di periode yang sama tahun lalu.
Ya, dengan realisasi 51% di semester pertama, target 850.000 unit masih realistis. Gaikindo optimistis target ini bisa tercapai.
BYD berhasil comeback dengan 5.264 unit di Juni 2026, menembus posisi 4 besar dan menjadi merek Tiongkok terlaris. Total 1H26 mencapai 23.257 unit.
BYD M6 DM dibanderol mulai Rp298 juta untuk varian Classic Standard hingga Rp390 juta untuk varian Cross Superior Captain OTR Jakarta.
Toyota masih memimpin dengan 133.928 unit di 1H26, diikuti Daihatsu (73.545 unit), Suzuki (36.319 unit), Mitsubishi Motors (32.588 unit), dan BYD (23.257 unit).
Key Takeaways
- Wholesales mobil Juni 2026 mencapai 77.550 unit, naik 32,9% YoY dan 12% MoM
- 1H26 wholesales mencapai 436.564 unit (+15,9% YoY), setara 51% target tahunan 850.000 unit
- BYD comeback spektakuler dari 1.100 unit (Mei) ke 5.264 unit (Juni), menembus Top 4
- Toyota masih dominan dengan 133.928 unit di 1H26, diikuti Daihatsu dan Suzuki
- BYD M6 DM (PHEV Rp298 juta) menjadi kunci kebangkitan BYD di Indonesia
- Target 850.000 unit masih realistis meski semester kedua diperkirakan lebih moderat