- WMPP mencatat laba bersih Rp141 miliar di Q1 2026, menandai profitabilitas pertama setelah tiga tahun merugi.
- Harga saham WMPP saat ini di Rp20, turun 90% dari ATH Rp208 di Agustus 2022.
- Kondisi fundamental perusahaan saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat harga saham di puncaknya.
- Terdapat potensi re-rating signifikan jika tren profitabilitas berlanjut.
- Investor perlu mewaspadai risiko keberlanjutan profitabilitas dan pola musiman kerugian di Q4.
Cerita Warma Multi Propertindo Tbk (WMPP) adalah salah satu kisah paling dramatis di pasar saham Indonesia. Saham ini pernah menyentuh harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di level Rp208 pada Agustus 2022 — tepat saat perusahaan sedang mengalami kerugian bersih Rp307 miliar. Kini, empat tahun kemudian, WMPP diperdagangkan di level Rp20, turun 90% dari puncaknya. Namun ironisnya, fundamental perusahaan justru sedang dalam kondisi terbaiknya: laba bersih Rp141 miliar di Q1 2026, pertama kali profit setelah tiga tahun berturut-turut merugi.
Pertanyaan besar yang menggantung: apakah ini saat yang tepat untuk masuk, atau masih ada jalan panjang sebelum WMPP kembali ke kejayaannya?
1. Sejarah Harga: Dari Rp208 ke Rp20
Perjalanan harga WMPP bisa dibilang seperti roller coaster:
- 2021: Harga stabil di kisaran Rp100-150, perusahaan masih laba Rp247 miliar
- Agustus 2022: ATH Rp208 — puncak kejayaan spekulatif
- 2023: Harga anjlok tajam seiring kerugian Rp876 miliar
- April 2024: All-time low Rp10 — titik terendah
- 2025: Perlahan naik ke Rp20-25, kerugian mulai mengecil
- Juli 2026: Rp20, tapi sudah laba Rp141 miliar di Q1
Dari ATH Rp208 ke harga sekarang Rp20, WMPP telah kehilangan 90,4% nilai dari puncaknya. Namun seperti yang akan kita bahas, harga dan fundamental tidak selalu bergerak seiring.
2. Fundamental Saat ATH: Rugi vs Harga Tinggi
Ini adalah bagian paling menarik dari cerita WMPP. Saat harga mencapai Rp208 di Agustus 2022:
- Laba/Rugi 2022: Rugi bersih Rp307,61 miliar
- Laba/Rugi 2021: Laba bersih Rp247,35 miliar
Jadi saat harga di puncak, WMPP sebenarnya sedang berubah dari profit ke rugi. Harga Rp208 lebih mencerminkan spekulasi dan euforia pasar, bukan fundamental perusahaan yang memang sedang memburuk.
Bandingkan dengan kondisi sekarang:
- Harga: Rp20 (turun 90% dari ATH)
- Q1 2026: Laba bersih Rp141 miliar (pertama kali profit)
- Proyeksi 2026: Laba Rp562 miliar annualised
Artinya, saat harga rendah, fundamental justru jauh lebih baik dari saat harga di puncak. Ini adalah disconnect yang menarik untuk dianalisis lebih dalam.
3. Turnaround 2026: Dari Rugi ke Laba
Tren laba/rugi bersih WMPP dari tahun ke tahun menunjukkan perbaikan yang konsisten:
Tahunan
- 2022: Rugi Rp307 miliar
- 2023: Rugi Rp876 miliar (terburuk)
- 2024: Rugi Rp568 miliar (membaik)
- 2025: Rugi Rp212 miliar (semakin membaik)
- 2026 (proyeksi): Laba Rp562 miliar ✅
Kuartalan Q1 (Komparasi Apple-to-Apple)
- Q1 2023: Rugi Rp79 miliar
- Q1 2024: Rugi Rp96 miliar
- Q1 2025: Rugi Rp65 miliar
- Q1 2026: Laba Rp141 miliar
Pola ini menunjukkan bahwa WMPP telah berhasil melakukan turnaround yang nyata. Dari kerugian konsisten, kini berubah menjadi profit yang signifikan.
4. Analisis Data Keystats Lengkap
Net Income Kuartalan
- Q1: 2023 (79B) → 2024 (96B) → 2025 (65B) → 2026 141B
- Q2: 2023 (91B) → 2024 (80B) → 2025 (55B)
- Q3: 2023 (93B) → 2024 (110B) → 2025 (36B)
- Q4: 2023 (612B) → 2024 (283B) → 2025 (57B)
Pola Penting
- Q4 selalu terberat — kerugian terbesar selalu di kuartal keempat
- Tren perbaikan konsisten — setiap tahun lebih baik dari sebelumnya
- Q1 2026 titik balik — laba Rp141 miliar, pertama kali profit
Trailing Twelve Months (TTM)
TTM (Q1) masih menunjukkan rugi Rp7 miliar karena masih mencakup kerugian Q2-Q4 2025. Namun jika Q2 2026 juga profit, TTM akan langsung berubah positif.
5. Valuasi: Murah atau Jebakan?
Dengan harga Rp20 dan proyeksi laba Rp562 miliar annualised, mari kita hitung valuasi kasar:
- Market cap: Perlu diketahui jumlah saham beredar untuk menghitung P/E ratio
- P/E ratio: Jika market cap diketahui, bisa dibandingkan dengan rata-rata sektor properti
- P/B ratio: Perlu data ekuitas bersih
Namun dari sisi relative valuation:
- Saat ATH Rp208: Perusahaan rugi Rp307 miliar → P/E negatif, spekulasi murni
- Saat Rp20: Perusahaan laba Rp141 miliar (Q1) → Potensi P/E positif
Ini menunjukkan bahwa pada harga Rp20, WMPP sebenarnya lebih murah secara fundamental dibanding saat di ATH, meski harga turun 90%.
6. Potensi dan Target Harga
Ada beberapa skenario potensi pergerakan WMPP:
Senario Optimistis
- Q2-Q4 2026 juga profit, total laba 2026 tembus Rp500+ miliar
- Pasar mulai re-rate dan memberikan valuasi yang lebih tinggi
- Potensi kembali ke Rp50-80 (2,5x-4x dari harga sekarang)
Senario Base Case
- Profit berlanjut tapi tidak sebesar Q1
- Harga stabil di Rp20-35
- Market masih skeptis dan butuh waktu untuk percaya
Senario Pessimistis
- Q2 2026 kembali rugi (pola musiman properti)
- Harga turun kembali ke Rp10-15
- Turnaround hanya sementara
Perbandingan dengan ATH
Jika WMPP berhasil mencatat laba bersih Rp562 miliar di 2026, dan pasar memberikan valuasi yang wajar (P/E 5-10x untuk saham properti small cap), maka:
- P/E 5x: Target market cap = Rp2,81 triliun
- P/E 10x: Target market cap = Rp5,62 triliun
Namun perlu diingat bahwa harga Rp208 di 2022 terjadi saat perusahaan RUGI, jadi valuasi那时候 tidak didasarkan pada earnings tapi pada spekulasi dan momentum.
Baca Juga: Pendapatan Negara Menguat, Kemenkeu Klaim APBN Semester I 2026 Tetap Sehat di Tengah Gejolak Global
7. Risiko yang Perlu Diperhatikan
- Keberlanjutan profitabilitas — baru satu kuartal profit, belum ada pola
- Pola musiman Q4 — kerugian terbesar selalu di kuartal keempat
- Riwayat kerugian panjang — 2022-2025 total rugi Rp1,96 triliun
- Likuiditas — spread bid-ask bisa lebar di harga Rp20
- Sentimen pasar — butuh waktu untuk mengubah persepsi investor
- Potensi dilusi — perusahaan mungkin butuh modal tambahan
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Berapa harga saham Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) saat ini?
[Jawaban Langsung]: Harga saham Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) saat ini adalah Rp20.
Di bursa saham mana WMPP diperdagangkan?
[Jawaban Langsung]: Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Apakah WMPP merupakan investasi yang baik dari perspektif analisis teknikal?
[Jawaban Langsung]: Berdasarkan rata-rata bergerak dan indikator teknikal lainnya, sinyal beli/jual harian untuk WMPP adalah "Sangat Jual".
Bagaimana kinerja saham WMPP selama 52 minggu terakhir?
[Jawaban Langsung]: Saham WMPP telah mengalami perubahan sebesar 67% selama setahun terakhir, dengan rentang 52 minggu antara 13 dan 52.
- Turnaround Profitabilitas: WMPP berhasil mencatat laba bersih Rp141 miliar di Q1 2026 setelah tiga tahun merugi, menunjukkan pembalikan fundamental yang signifikan.
- Disparitas Harga-Fundamental: Meskipun harga saham turun 90% dari puncaknya di Rp208, fundamental perusahaan saat ini jauh lebih kuat, menciptakan potensi valuasi yang menarik.
- Potensi Re-rating: Jika tren profitabilitas berlanjut, terutama dengan proyeksi laba tahunan Rp562 miliar, ada potensi re-rating harga saham yang signifikan.
- Risiko Musiman dan Keberlanjutan: Investor harus mewaspadai pola kerugian historis di kuartal keempat dan memantau keberlanjutan profitabilitas di kuartal-kuartal berikutnya.
- Riset Mandiri Penting: Keputusan investasi harus didasarkan pada riset mandiri yang komprehensif, mengingat riwayat volatilitas dan risiko yang melekat pada saham ini.