INDUSTRY.co.id - Tangerang, Hall 2 ICE BSD City kembali menjadi pusat perhatian industri bangunan nasional. IndoBuildTech Expo Part 1 2026 resmi dibuka pada Rabu (8/7), menghadirkan lebih dari 550 peserta dari 11 negara yang membawa beragam inovasi di bidang building material, teknologi konstruksi, arsitektur, hingga desain interior.
Selama lima hari, hingga 12 Juli 2026, pameran ini menjadi ruang bertemunya pelaku industri, pemerintah, akademisi, hingga masyarakat dalam satu ekosistem yang mendorong kolaborasi dan pertumbuhan sektor konstruksi Indonesia.
Pembukaan pameran dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Ketua Umum INKINDO Erie Heryadi, Ketua Umum INTAKINDO Rikardo B. Manurung, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten Ar. Shri Chandra Satryotomo, serta Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, Rafidi Iqra Muhammad.
Mengusung semangat inovasi dan kolaborasi, IndoBuildTech Expo tahun ini menghadirkan perusahaan-perusahaan terkemuka seperti TACO, DEKKSON, KOHLER, RB SHERA, IN-LITE, TOSTEM, PALOMA, HELLENOZ, dan ratusan merek lainnya yang menawarkan solusi bagi pembangunan hunian, bangunan komersial, hingga proyek infrastruktur berskala besar.
Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, Rafidi Iqra Muhammad, mengatakan IndoBuildTech telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang pamer produk.
Menurutnya, pameran ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, teknologi, dan para pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun masa depan industri bangunan Indonesia.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Banten, Ar. Shri Chandra Satryotomo. Ia menilai arsitektur bukan hanya berbicara mengenai bentuk bangunan, tetapi juga tentang bagaimana ruang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kehadiran National Architecture Installation Festival (NAIFEST) di dalam rangkaian IndoBuildTech menjadi media yang mempertemukan kreativitas arsitektur dengan perkembangan material dan teknologi terbaru.
Dalam sambutannya, AHY mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan IndoBuildTech Expo sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta profesional industri.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ke depan harus berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, serta manfaat yang mampu dirasakan masyarakat secara luas.
Tidak hanya menghadirkan pameran produk, IndoBuildTech Expo Part 1 2026 juga memperkuat perannya sebagai pusat pertukaran pengetahuan melalui berbagai forum dan agenda strategis.
Rakorpimnas INKINDO, Urban Forum Kementerian PU PKP, ASEAN Seminar & Archinesia MasterTalk, rangkaian kegiatan AP3I, hingga Musyawarah Nasional INTAKINDO menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.
Sejumlah program unggulan turut melengkapi penyelenggaraan tahun ini.
IndoBuildTech Nation Tour hadir sebagai rangkaian pre-event yang menjangkau berbagai daerah melalui seminar dan networking session.
Sementara itu, NAIFEST kembali menjadi salah satu magnet utama dengan menghadirkan instalasi arsitektur berskala nyata yang menggabungkan kreativitas, eksplorasi material, dan pengalaman ruang.
Archilab menjadi ruang diskusi bagi arsitek, akademisi, mahasiswa, serta pelaku industri melalui seminar, workshop, dan panel diskusi mengenai perkembangan arsitektur dan konstruksi.
Di sisi lain, Inception memberi kesempatan bagi para peserta pameran untuk memperkenalkan inovasi dan teknologi terbaru melalui presentasi produk dan bisnis.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap insan industri, IndoBuildTech Awards kembali diberikan kepada developer, kontraktor, dan desainer interior yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik.
Sementara IndoBuildTech Architecture Prize 2026 menjadi panggung penghargaan bagi biro arsitektur dan praktisi yang menghasilkan karya visioner dan berdampak bagi perkembangan lingkungan binaan Indonesia.
Melalui keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut, IndoBuildTech Expo Part 1 2026 tidak hanya menjadi etalase inovasi produk, tetapi juga berkembang sebagai ruang kolaborasi, edukasi, dan pertukaran gagasan yang memperkuat daya saing industri building material, arsitektur, desain interior, dan konstruksi nasional sekaligus membuka peluang bisnis dan investasi yang lebih luas.