- Lovable, startup AI asal Swedia, dalam pembicaraan pendanaan valuasi US$12 miliar
- Valuasi naik dua kali lipat dari US$6,6 miliar pada Desember 2025
- Platform vibe coding yang allows non-coder buat aplikasi dan website lewat prompt bahasa alami
- Capai US$400 juta Annual Recurring Revenue (ARR)
- Didirikan oleh Anton Osika dan Fabian Hedin di Stockholm tahun 2023
INDUSTRY.co.id — Jakarta, Lovable, startup pengembang platform AI coding asal Swedia, dilaporkan dalam pembicaraan untuk mengumpulkan pendanaan baru dengan valuasi mencapai US$12 miliar. Jika tercapai, angka ini akan melipatgandakan valuasi perusahaan dari US$6,6 miliar pada Desember 2025 lalu.
Tentang Lovable
Lovable didirikan pada tahun 2023 di Stockholm, Swedia, oleh dua entrepreneur asal Swedia: Anton Osika dan Fabian Hedin. Perusahaan ini mengembangkan platform yang memungkinkan siapa saja — tanpa latar belakang pemrograman — untuk membangun aplikasi dan website fungsional hanya dengan menulis deskripsi dalam bahasa alami.
Platform ini masuk dalam kategori vibe coding, sebuah pendekatan pengembangan software di mana pengguna cukup mendeskripsikan apa yang mereka inginkan, lalu AI menulis kode untuk mereka. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh Andrej Karpathy, mantan pimpinan AI di Tesla dan co-founder OpenAI.
Pertumbuhan Pesat
Pertumbuhan Lovable tergolong luar biasa di industri startup global. Perusahaan ini berhasil mencapai US$100 juta Annual Recurring Revenue (ARR) dalam waktu kurang dari delapan bulan sejak peluncuran, menjadikannya salah satu startup software dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Pada Desember 2025, Lovable mengumpulkan pendanaan senilai US$330 juta yang memberikan valuasi US$6,6 miliar. Kini, enam bulan kemudian, valuasi tersebut berpotensi melonjak hingga US$12 miliar — hampir dua kali lipat.
Lonjakan ini didorong oleh pencapaian ARR yang kini mencapai US$400 juta, menunjukkan bahwa produk Lovable memiliki product-market fit yang sangat kuat di kalangan pengguna non-teknis yang ingin membangun produk digital.
Vibe Coding: Tren Baru Pengembangan Software
Kesuksesan Lovable tidak terlepas dari tren vibe coding yang kian populer. Pendekatan ini mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi — dari menulis kode manual menjadi cukup mendeskripsikan ide dalam bahasa sehari-hari.
Bagi banyak pengguna, Lovable menjadi jembatan antara ide dan produk digital. Seorang pemasar bisa membuat landing page, seorang guru bisa membangun aplikasi pembelajaran, atau seorang pengusaha kecil bisa membuat sistem pemesanan — semuanya tanpa perlu belajar pemrograman.
Tren ini mencerminkan pergeseran besar dalam industri teknologi, di mana AI semakin mengambil alih tugas-tugas teknis yang sebelumnya membutuhkan keahlian khusus. Startup seperti Lovable berada di garis depan pergeseran ini.
FAQ
Apa itu Lovable?
Lovable adalah platform AI asal Swedia yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi dan website melalui prompt bahasa alami. Pengguna cukup mendeskripsikan apa yang mereka inginkan, dan AI akan menulis kode untuk menghasilkan produk digital yang fungsional.
Mengapa valuasi Lovable naik begitu cepat?
Valuasi Lovable melonjak karena pertumbuhan revenue yang sangat pesat. Perusahaan ini berhasil mencapai US$400 juta ARR dan sebelumnya mencatat rekor sebagai salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di dunia, mencapai US$100 juta ARR dalam waktu kurang dari delapan bulan.
Siapa yang menggunakan Lovable?
Lovable menyasar pengguna non-teknis yang ingin membangun produk digital — mulai dari pemasar, guru, pengusaha kecil, hingga desainer. Platform ini memungkinkan mereka membuat aplikasi dan website tanpa perlu menguasai pemrograman.
- Lovable dalam pembicaraan pendanaan valuasi US$12 miliar, dua kali lipat dari 6 bulan lalu
- Platform vibe coding yang allows non-coder buat aplikasi lewat prompt bahasa alami
- Capai US$400 juta ARR, didirikan 2023 di Stockholm oleh Anton Osika & Fabian Hedin
- Salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di dunia
- Tren vibe coding mengubah cara orang membangun produk digital
Sumber: Forbes, TechFundingNews. Data per 8 Juli 2026.