INDUSTRY.co.id, Jakarta– Schneider Electric, pemimpin global di bidang teknologi energi, kembali hadir di IndoBuildTech Expo 2026 pada 8–12 Juli 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City,  Tangerang. Melalui tema “Rumah Nyaman, Listrik Aman”, Schneider Electric mengajak pengunjung mengeksplorasi keseimbangan antara desain, fungsi, dan keamanan kelistrikan dalam menciptakan hunian modern yang lebih aman, nyaman, personal, dan sesuai kebutuhan gaya hidup masa kini. Kolaborasi Room.533:

Saat Sakelar Menjadi Medium Ekspresi Personal 

Tahun ini, Schneider Electric berkolaborasi bersama Sifa Adni Qolby (Room.533), ilustrator dan kreator visual yang dikenal melalui karya-karya bertema rumah, ruangan, dan objek keseharian. Mengangkat konsep “The Art of Feeling at Home”, kolaborasi ini menghadirkan pengalaman booth interaktif dan 10 desain eksklusif khas Room.533 untuk AvatarOn, lini sakelar premium Schneider Electric yang dapat dipersonalisasi. Karya Room.533 mengajak pengunjung melihat bagaimana detail kecil di rumah 
seperti sakelar dapat membentuk rasa nyaman, kedekatan emosional, dan karakter sebuah hunian. 

Ahmad Saiful, BVP Home Solutions Schneider Electric Indonesia, mengatakan, “Di IndoBuildTech Expo 2026, kami ingin menunjukkan bahwa hunian modern perlu dirancang secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan, estetika, hingga keamanan kelistrikannya. Dengan pengalaman lebih dari 190 tahun dalam inovasi kelistrikan secara global dan hampir 40 tahun dalam pengembangan bisnis sakelar dan stopkontak, kami terus memahami evolusi kebutuhan hunian tersebut, termasuk di Indonesia, 
yang merupakan salah satu pasar utama kami untuk kategori sakelar dan stopkontak.” 

Sifa Adni Qolby, ilustrator dan kreator visual Room.533, mengatakan, “Bagi saya, rumah selalu terasa personal karena dibentuk oleh benda-benda kecil yang dekat dengan keseharian kita. Setiap objek bisa menyimpan cerita, suasana, dan memori tertentu. Dalam kolaborasi ini, saya ingin menghadirkan rasa hangat dan familiar itu ke dalam pengalaman visual bersama Schneider Electric, termasuk melalui sakelar AvatarOn. Jika furnitur, lampu, atau dekorasi bisa mencerminkan kepribadian seseorang, sakelar di dinding pun bisa menjadi bagian dari ekspresi yang membuat ruang terasa lebih hidup dan lebih personal.” 

AvatarOn: Desain Personal, Fungsi Andal, dan Kualitas Teruji  AvatarOn merupakan lini sakelar premium Schneider Electric yang telah meraih iF Design Award 2017, dilengkapi dengan cover customizable yang dapat dipersonalisasi dengan warna, motif, foto, atau desain khusus melalui proses printing, serta cover interchangeable yang mudah diganti sehingga tampilan sakelar dapat diperbarui sesuai kebutuhan desain rumah. Sakelar ini tersedia dalam berbagai pilihan finishing premium dalam empat warna, yaitu White, Dark Grey, Wine Gold, dan Dark Wood, serta dilengkapi proteksi anti-UV agar warna tidak mudah pudar. 

Dari sisi fungsi dan keandalan, AvatarOn dilengkapi indikator LED untuk membantu pengguna menemukan sakelar dalam kondisi gelap, SS Mechanism Switch dengan sudut sakelar hanya tiga derajat untuk menghasilkan suara yang halus dan membantu mengurangi risiko loncatan api listrik. Kapasitas beban arus 16 ampere (AX) yang lebih tinggi daripada kebanyakan sakelar di pasar Indonesia—yang masih menggunakan kapasitas 10AX—membuat AvatarOn mampu mendukung beban perangkat modern dengan lebih aman. 

AvatarOn menggunakan material polikarbonat yang tahan benturan, tahan panas, tidak merambatkan api dengan pengujian glow-wire hingga 850°C, dan antikarat. Produk ini juga memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), International Electrotechnical Commission (IEC), dan standar internasional lainnya. Selain sakelar, rangkaian AvatarOn juga mencakup kebutuhan hunian 
modern yang lebih lengkap, mulai dari stopkontak, USB charger, dimmer, TV/data socket, hingga communication outlets.  

Gerakan Listrik Aman: Dari Produk Asli hingga Peningkatan Kompetensi Keamanan kelistrikan juga menjadi salah satu fokus utama Schneider Electric di IndoBuildTech Expo 2026. Melalui inisiatif Gerakan Listrik Aman, Schneider Electric menekankan peran perangkat proteksi kelistrikan seperti rangkaian produk Domae, termasuk MCB untuk melindungi penghuni rumah dari 
risiko arus berlebih dan korsleting, serta RCCB atau Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) untuk melindungi dari risiko sengatan listrik akibat arus bocor, serta RCBO yang menggabungkan fungsi keduanya. 

Schneider Electric juga mengajak masyarakat memahami pentingnya menggunakan produk kelistrikan asli dan berkualitas sebagai bagian dari perlindungan rumah melalui kampanye #YangAsliYangMelindungi. 

Komitmen keamanan listrik tersebut diperluas melalui peluncuran Schneider Electric Electrician Academy, program peningkatan kompetensi nasional yang ditujukan bagi teknisi listrik, retailer, serta tenaga penjual toko listrik. Dalam pelaksanaannya, Schneider Electric menggandeng PT Dana Purna Investama (DPI), perusahaan yang memberikan layanan manajemen fasilitas gedung, sebagai mitra penyedia peserta program Schneider Electric Electrician Academy. 

Program ini memberikan akses pembelajaran digital mengenai praktik instalasi listrik yang aman, berkualitas, dan sesuai standar, sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi kelistrikan terkini. 

Melalui modul pembelajaran, webinar bulanan, kuis, dan pemantauan progres yang berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026, Schneider Electric Electrician Academy menargetkan hingga 8.000 peserta untuk memperkuat profesionalisme ekosistem kelistrikan Indonesia. Peserta juga berkesempatan memperoleh pendanaan sertifikasi kompetensi resmi dan penghargaan lainnya. 

Ahmad Saiful mengatakan, “Schneider Electric Electrician Academy merupakan bagian dari komitmen Schneider Electric untuk meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan listrik di Indonesia. Kami percaya instalasi listrik yang aman tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kompetensi para profesional dan pelaku ekosistem kelistrikan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.”  

“Kami menyambut baik peluncuran Schneider Electric Electrician Academy sebagai inisiatif untuk meningkatkan kompetensi tenaga listrik di Indonesia. Program ini relevan dengan kebutuhan industri, terutama dalam mendukung praktik instalasi listrik yang lebih aman, andal, dan sesuai standar. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat budaya keselamatan listrik di Indonesia, serta membuka kesempatan bagi semakin banyak teknisi listrik untuk berpartisipasi dan meningkatkan kompetensi,” kata Yosua Pengayoman, Chief Training PT Dana Purna Investama. Calon peserta yang ingin mengikuti program Schneider Electric Electrician Academy dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi mySchneider, yang tersedia untuk diunduh di Google Play Store dan App Store. 

Kunjungi booth Schneider Electric di Hall 8, Booth C2 & C2A, ICE BSD City, Tangerang, untuk 
mengeksplorasi berbagai pengalaman interaktif dan inovasi kelistrikan untuk hunian modern selama 
IndoBuildTech Expo 2026 pada 8-12 Juli 2026.